MerahPutih.com – KH Muhammad Yusuf Chudlory atau Gus Yusuf, pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, resmi mundur dari kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Tokoh yang sebelumnya menjabat Ketua DPW PKB Jawa Tengah sekaligus Ketua Bidang Pendidikan dan Pesantren DPP PKB itu menegaskan langkahnya diambil untuk kembali fokus pada penguatan peran pesantren.
“Saya off, tidak aktif lagi di struktur, baik DPW maupun DPP PKB, dan balik fokus menata kembali pesantren,” kata Gus Yusuf, dalam keterangannya kepada media, Jumat (6/2).
Baca juga:
PKB Tetap Usung Gus Yusuf di Pilkada Jateng Meski Elektabilitas Kaesang Tinggi
Alasan Mundur dari PKBMenurut Gus Yusuf, Keputusan ini sudah dipikirkan jauh sebelum Musyawarah Wilayah DPW PKB Jawa Tengah akhir Januari 2026, yang menetapkan Sarif Abdillah sebagai Ketua DPW PKB Jawa Tengah periode 2026–2031.
Bahkan, Gus Yusuf sudah menyampaikan niatnya kepada Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin). “Cak Imin, terus terang melarang berhenti, gondheli (menahan),” ungkapnya.
Gus Yusuf menegaskan keputusannya mundurnya dari struktur partai tidak mengubah pandangannya terhadap PKB. “Saya tetap memandang PKB dilahirkan NU. Kami tetap punya tanggung jawab moral ikut mengawal,” tuturnya.
Baca juga:
Siap Diusung PAN Maju Pilgub Jateng, Ahmad Luthfi Temui Gus Yusuf
Fokus Pendidikan PesantrenKe depan, Gus Yusuf akan kembali mengelola Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo serta mengembangkan sejumlah program pendidikan berbasis pesantren.
Termasuk juga pendirian ma’had aly dan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis pesantren di Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun ini. (Pon)




