KPK Periksa Eks Menteri BUMN soal Holding Migas dan Kasus PGN

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Logo/gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Sumber: ANTARA/Rio Feisal)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri proses pembentukan induk usaha atau holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor minyak dan gas bumi melalui pemeriksaan Rini Mariani Soemarno (RMS).

Penelisikan materi holding ini menjadi pintu masuk penyidik untuk mengurai benang kusut dugaan korupsi kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik meminta keterangan Rini dalam kapasitasnya sebagai Menteri BUMN periode 2014-2019.

Fokus pertanyaan menyasar kebijakan penyatuan perusahaan pelat merah yang terjadi saat kasus rasuah tersebut bergulir.

Baca Juga: KPK Sebut Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Minta Fee Rp1 Miliar untuk Percepat Eksekusi Lahan

"Saksi RMS dimintai keterangan terkait holding-isasi BUMN migas," ujar Budi dikutip dari Antara, Jumat (6/2/2026).

KPK menduga terdapat korelasi antara kebijakan pengelompokan usaha sektor migas tersebut dengan perjanjian kerja sama yang kini bermasalah hukum.

Rini memberikan kesaksian untuk melengkapi berkas penyidikan kasus yang terjadi dalam rentang waktu 2017-2021 tersebut.

Kontrak Tanpa Rencana

Kasus ini bermula dari temuan ketidaksesuaian dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) PT PGN Tahun 2017.

Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Rini Soemarno
  • KPK
  • Holding BUMN
  • Korupsi PGN
  • BUMN Migas
  • Kasus Gas PGN
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
CEO Danantara: Investasi Proyek Hilirisasi Capai Rp 584,1 T Sepanjang 2025
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Periksa Eks Menteri BUMN soal Holding Migas dan Kasus PGN
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
CARAT TTT ID Watersport Vol.3 Tutup Series Ikonik, Babak Baru Siap Dimulai!
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Alami Baby Blues, Nita Vior Akui Sempat Takut Pegang Anaknya
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Rencana Eksekusi Hotel Sultan Dinilai Tidak Adil
• 31 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.