KY Sesalkan Tindakan Pimpinan PN Depok di Tengah Penguatan Integritas

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Komisi Yudisial (KY) menyayangkan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Abhan mengatakan, kasus ini menjadi ironi karena terjadi saat pemerintah berupaya memperkuat integritas dan kesejahteraan hakim sebagai benteng terakhir pencari keadilan.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Ketika negara berupaya meningkatkan kesejahteraan hakim, justru muncul dugaan praktik korupsi di lingkungan peradilan,” ujar Abhan di Gedung Merah Putih KPK, dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.

Menurut Abhan, dugaan perbuatan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

"KY memandang tindakan dua hakim tersebut sangat mencederai kehormatan dan keluhuran martabat hakim," katanya.

Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi dalam pengurusan perkara sengketa lahan di Kota Depok, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan tujuh orang.

Sehari kemudian, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, Juru Sita PN Depok Yohansyah Maruanaya, Direktur Utama PT Karabha Digdaya Trisnadi Yulrisman, serta Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya Berliana Tri Kusuma.

Pada 6 Februari 2026, Wakil Ketua Komisi Yudisial Desmihardi menyatakan dukungan terhadap langkah KPK dan menegaskan KY akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai kewenangannya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari-Maret 2026: Simak Aturan Baru, Cek Status KKS Anda!
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Semua Gedung Jakarta Dilarang Sedot Air Tanah, 100% Wajib Pakai Pasokan PAM Jaya
• 8 jam lalumerahputih.com
thumb
PGN Posisikan SDM sebagai Aset Utama demi Capai Target Strategis
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Bahlil Ibaratkan Golkar Tim Futsal, Kader Tak Maksimal Diganti
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Diduga Terima Suap, Wakil Direktur Bank of China Dikeluarkan dari Partai
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.