Dinsos DIY Catat 159.707 Peserta BPJS PBI JK di Jogja Dinonaktifkan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sebanyak 159.707 peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dinonaktifkan. Data tersebut tercatat hingga 22 Januari 2026.

Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih, menyebut Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah dengan jumlah peserta PBI JK nonaktif terbanyak, yakni mencapai 56.087 peserta. Jumlah tersebut disusul oleh Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, dan Kulon Progo.

“Di Sleman ada 34.143 peserta PBI JK yang dinonaktifkan, Bantul ada 31.965 peserta, Kota Yogyakarta ada 22.304 peserta, dan Kulon Progo sebanyak 15.208 peserta,” kata Endang dihubungi Pandangan Jogja, Jumat (6/2).

Endang meminta peserta PBI JK yang statusnya dinonaktifkan segera mengajukan reaktivasi ke dinas sosial kabupaten/kota masing-masing. Adapun dokumen yang perlu disiapkan antara lain Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Menurut Endang, peserta PBI JK yang termasuk dalam kategori warga desil 1 hingga desil 5 dapat diaktifkan kembali setelah melalui proses reaktivasi.

“Harapan saya masyarakat segera reaktivasi ke dinsos kab/kota, biar cepat diproses untuk pengaktifan kembali,” kata Endang.

“Sepanjang melakukan reaktivasi dan memang benar sesuai dia masuk desil 1 sampai 5 pasti bisa diaktifkan kembali,” ujarnya.

BPJS Kesehatan: Penonaktifan Berdasarkan SK Mensos

Sebelumnya, penonaktifan peserta PBI JK ini ramai diperbincangkan di masyarakat. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang mulai berlaku per 1 Februari 2026.

“Dalam SK tersebut, telah dilakukan penyesuaian di mana sejumlah peserta PBI JK yang dinonaktifkan, digantikan dengan peserta baru. Jadi, secara jumlah total peserta PBI JK sama dengan jumlah peserta PBI JK pada bulan sebelumnya,” kata Rizzky dalam keterangan resminya, Rabu (4/2).

“Pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala oleh Kementerian Sosial supaya data peserta PBI JK tepat sasaran,” tambahnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PDI-P Bakal Gelar Soekarno Run 2026 di GBK, Diprakarsai Anak Muda
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Zodiak Menikmati Hubungan Bahagia: Taurus Melepas Luka, Libra Komitmen Kuat
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
Langgar Perjanjian, DSDABM Putus Sewa Ruang di Atas Saluran Sungai Keputih Surabaya
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KLH Gugat PTPN IV Rp 121 Miliar Akibat Kerusakan Lingkungan Sumatra Utara
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
5 Makanan Favorit Berbuka Puasa dari Masa ke Masa yang Selalu Hadir Saat Ramadan
• 20 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.