Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat kelembagaan umat Islam melalui penyediaan fasilitas strategis di pusat ibu kota.
Kepala Negara mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, yang akan digunakan untuk pembangunan gedung MUI.
Gedung tersebut juga direncanakan dapat dimanfaatkan oleh badan-badan umat Islam, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta organisasi kemasyarakatan Islam yang membutuhkan ruang kerja.
“Saya sebagai Presiden Republik Indonesia telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI untuk gedung bagi MUI,” ujar Presiden Prabowo yang disambut tepuk tangan hadirin, Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia menyebut pembangunan gedung tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyampaikan perlunya kantor MUI yang representatif dan mudah diakses.
“Nanti kantor institusi-institusi Islam akan berada di jantung Ibu Kota Jakarta,” kata Presiden Prabowo, Sabtu, 7 Februari 2026.
Presiden Prabowo menegaskan kawasan Bundaran HI tidak seharusnya hanya diisi hotel mewah dan pusat perbelanjaan, tetapi juga perlu menjadi ruang bagi institusi keumatan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kemudian, ia juga menyinggung potensi besar dana umat jika dikelola secara profesional dan terintegrasi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, pengelolaan dana umat secara optimal disebut dapat mencapai sedikitnya Rp500 triliun per tahun.
“Kalau dana umat semua dikelola dengan baik, jumlahnya bisa sangat besar,” ujar Presiden Prabowo.
Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci untuk mendorong kebangkitan bangsa, termasuk dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.
Ia menilai umat Islam Indonesia telah menjadi contoh dunia sebagai umat yang sejuk, mengedepankan perdamaian, serta berani menegakkan keadilan tanpa mengumbar kebencian.
Menjelang bulan suci Ramadan, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah mufakat, serta menjauhkan Indonesia dari perpecahan.
Menutup pidatonya, Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus MUI yang baru dan berharap MUI terus menjalankan pengabdian bagi umat, bangsa, dan seluruh rakyat Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews



