Sidak di Subang, Dedi Mulyadi Tegur Bupati Muda sampai Beri Peringatan ini ke Kepala Daerah Lainnya

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDDedi Mulyadi mendadak sidak ke Subang. Gubernur Jabar tegur bupati muda sampai beri peringatan ke kepala daerah lainnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan menyidak pemerintah daerah. Kali ini, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi dadakan (sidak) itu di pemerintah daerah atau Pemda Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sidak di Subang, Dedi Mulyadi tegur bupati muda sampai beri peringatan ini ke kepala daerah lainnya.

Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak dengan mendatangi Taman Pemda Subang yang kondisinya dinilai cukup memprihatinkan. Padahal, bagi masyarakat setempat, kawasan Taman Pemda Subang dikenal sebagai alun-alun Kota Subang yang menjadi ruang publik utama.

Taman tersebut berada di Jalan RA Wangsa Ghofarana Nomor 2, Karanganyar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang. Lokasinya berdekatan dengan kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Subang serta Masjid Agung Al-Musabaqoh.

Meski masih berada di lingkungan Pemda Subang, Dedi Mulyadi merasa geram karena kondisi taman terlihat kumuh dan tidak terawat. Area taman tampak terbengkalai, dipenuhi sampah, sementara halte di sekitarnya mengalami kerusakan dan bahkan digunakan oleh pedagang kaki lima untuk berjualan.

Melihat keadaan itu, Dedi Mulyadi langsung menghubungi Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, untuk menyampaikan keluhannya. Tak hanya memberikan teguran, bupati muda yang lahir pada 1996 tersebut juga menjadi sasaran “roasting” dari Dedi Mulyadi.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Dedi Mulyadi dan dikutip pada Jumat (6/2/2026). Dalam tayangan itu, Dedi Mulyadi terlihat menyoroti keberadaan tiang listrik yang berdiri di atas trotoar serta kondisi Taman Pemda Subang yang dinilainya tidak terurus dengan baik.

“Ini saya sedang di Taman Pemda Kabupaten Subang, ada tihang sudah berpuluh-puluh tahun di trotoar. Bupatinya Bupati Subang, ketahuannya sama gubernur. Bagaimana ini,” ujar Dedi Mulyadi menegur.

bupati muda yang akrab disapa Bupati Rey itu pun sigap akan langsung meluncur ke lokasi.

“Siap, beresan (dibereskan), Pak,” ujar Bupati Rey.

 

Saat Bupati Rey tiba dilokasi, Dedi Mulyadi pun meroasting agar bupati muda tersebut tidak hanya mengecek janda tapi juga lingkungan khususnya Taman Pemda Subang yang tak terurus.

“Jangan ngecek janda terus, ngecek lingkungan kebersihan! Taman Subang ini enggak pernah diurus, jangan-jangan pegawai tamannya enggak digaji,” tutur Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa inspeksi mendadak tersebut ia lakukan setelah melihat kondisi yang dinilainya mengganggu, yakni keberadaan pedagang kaki lima di atas trotoar depan Taman Pemda Subang. Saat meninjau langsung lokasi, gubernur yang dikenal dengan sapaan KDM itu juga dibuat terkejut karena kondisi Taman Pemda Subang ternyata tidak terawat dan tampak memprihatinkan.

“Masa saya harus bantuin terus kebersihan di Subang,” ujar Dedi Mulyadi menyindir.

Dedi juga prihatin ternyata Taman Pemda Subang tersebut juga berada di area bidang Taman.

“Ini kantor bidang taman, tapi tamannya tidak diurus,” ujar Dedi kembali meroasting.

Setelah berkeliling, Dedi pun memberikan saran agar di samping taman itu dibangun playground agar ruang publiknya dimanfaatkan optimal oleh masyarakat.

Dedi pun kembali menegur bahwa bupati muda tersebut harus kreatif dan inovatif, bukan hanya fokus menata lingkungan di satu wilayah.

“Bupatinya anak muda, jangan sampai yang bagusnya yang dari Subang ke Kalijati,” ujar Dedi.

Dedi Mulyadi juga meminta Bupati Rey agar lebih memperhatikan penataan wilayah lain di Subang, termasuk pembenahan trotoar, halte, hingga ruang terbuka hijau. Tidak berhenti pada teguran, Dedi Mulyadi pun menyatakan kesiapannya untuk ikut membantu melakukan sejumlah perbaikan di kawasan Taman Pemda Subang.

Ia menuturkan akan mendukung pembangunan trotoar serta perbaikan halte di sekitar area tersebut. Selain itu, Gubernur tersebut juga memerintahkan agar Taman Pemda Subang segera dibersihkan dan ditata ulang sehingga layak difungsikan sebagai taman kota.

 

“Tahun ini sudah kita akan bangun trotoar, dikasih kursi, tempat sampah, dikasih halte, kasih lampu,” ujar Dedi.

Dedi Mulyadi kembali melontarkan sindiran kepada Bupati Rey dengan menyebutkan bahwa sepanjang sejarah, jarang ada gubernur maupun pemerintah provinsi yang turun tangan membangun trotoar hingga halte, karena kewenangan tersebut sebenarnya bisa ditangani pemerintah kota atau kabupaten. Menanggapi sindiran tersebut, Bupati Rey tampak hanya terdiam dengan kepala tertunduk.

Peringatan Dedi Mulyadi

Selanjutnya, Dedi Mulyadi memberikan peringatan kepada Bupati Rey bahwa bantuan yang diberikan bisa saja dihentikan apabila ditemukan pelanggaran, seperti kasus tambang ilegal yang pernah terjadi sebelumnya.

Ia menegaskan agar bupati muda tersebut bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugasnya. Tidak hanya ditujukan kepada Bupati Subang, Dedi Mulyadi juga menyampaikan peringatan serupa kepada seluruh bupati dan wali kota di wilayah Jawa Barat.

"Bagi para Bupati/Walikota seluruh Jawa Barat, hati-hati ya, nanti saya datang sidak. Saya lihat sampah langsung bupatinya dipanggil, ngiung-ngiung viral,” ujar Dedi Mulyadi wanti-wanti.

Lantas, Bupati Subang itu juga memberikan peringatkan kepada rekan Bupati yang lain agar hati-hati untuk menunggu giliran disidak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Untuk Wali Kota dan Bupati se-Jawa Barat hati-hati, karena satu botol minuman di jalan aja bisa kelihatan,” ujar Bupati Rey memperingatkan para rekan kepala daerah yang lain.

Bupati Rey pun menegaskan dan berjanji bahwa setelah ini pihaknya akan menata Subang agar lebih bersih sesuai instruksi presiden.

"Subang sekarang akan kita tata lebih bersih sesuai instruksi Pak Presiden. Kinclong, mulus,” ujarnya.

Direncanakan anggaran puluhan miliar pun sudah disiapkan untuk penataan kota Subang agar tidak kalah dengan daerah lain seperti Bekasi. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Target Layvin Kurzawa Bersama Persib Jelang 16 Besar ACL-2 Kontra Ratchaburi FC
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Analis SdanP Wanti-Wanti Defisit Fiskal Bisa Tekan Rating RI, Outlook Masih Stabil
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK Sebut Wakil Kepala PN Depok juga Terima Gratifikasi Rp 2,5 Miliar
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Kabar Gembira Gamers! Top Up di Dunia Games Bisa Dapat Merchandise Eksklusif Game Sonic Rumble dari SEGA
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Buku dan Pena yang Terlalu Mahal bagi Anak SD di NTT
• 19 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.