Product and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, konsep future of comfort tidak hanya berbicara soal kelengkapan fitur.
“Bagi GAC, kenyamanan di masa depan berarti pengalaman berkendara yang intuitif, tenang, bertenaga, dan relevan dengan kebutuhan gaya hidup modern,” ujar Iqbal pada Jumat (6-2-2026) di JIExpo Kemayoran.
Sebagai MPV premium 7-penumpang, kendaraan ini menawarkan konfigurasi kabin 2+2+3 dengan konsep mobile living room. Interior dirancang lapang dan fleksibel, dilengkapi captain seat dengan fitur pijat serta ventilated seat. Tersedia berbagai mode konfigurasi kabin untuk menunjang kebutuhan keluarga maupun perjalanan bisnis. Baca Juga:
Hyundai All-New Santa Fe XRT Mengaspal, Harganya Nyaris Rp1 Miliar
Dari sisi teknologi, MPV ini dibekali layar sentral berukuran 14,6 inci yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8155 untuk mendukung sistem infotainment dan pengalaman digital yang responsif.
Performa menjadi salah satu sorotan utama. E8 ini mengusung sistem hybrid yang memadukan mesin bensin 2.0L ATK dengan motor listrik serta Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Kombinasi tersebut menghasilkan output hingga sekitar 237 kW. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim sekitar 8,8 detik, dengan konsumsi bahan bakar ±5,7 liter per 100 km, menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi.
Aspek kenyamanan turut diperkuat dengan kabin senyap berstandar premium. Penggunaan kaca peredam suara berlapis ganda dan optimalisasi NVH (Noise, Vibration, Harshness) dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang tenang di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi keselamatan, GAC membekali MPV ini dengan fitur Level 2 Intelligent Driving Assistance, kamera panoramic 540°, enam airbag termasuk side curtain airbag sepanjang 2,9 meter, serta struktur bodi dengan lebih dari 75% baja berkekuatan tinggi. Baca Juga:
Pindad Gandeng Perusahaan Asal India untuk Kembangkan Bus Listrik
“MPV ini, bukan sekadar model baru, tetapi simbol bagaimana GAC melihat masa depan mobilitas di Indonesia, lebih nyaman, lebih cerdas, dan lebih berorientasi pada pengalaman pengguna,” tutup Iqbal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)



