Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengajak seluruh umat Islam melakukan muhasabah (introspeksi diri) di tengah berbagai bencana yang melanda Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam sambutannya pada pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030, Anwar menegaskan bahwa tidak ada musibah yang terjadi kecuali atas kesalahan dan ulah manusia sendiri.
“Marilah kita merenungkan bahwa tidak ada musibah yang terjadi bagi umat manusia kecuali atas ulah dan kesalahan manusia itu sendiri. Ini penting bagi kita untuk bermuhasabah, introspeksi diri, bahwa selama ini mungkin kita banyak salah dan banyak dosa,” ujar Anwar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2).
“Apa yang diperintahkan Allah tidak kita jalankan, sementara apa yang dilarang justru kita lakukan. Karena itu, penting bagi kita untuk bermuhasabah, bertobat, beristigfar, dan mawas diri agar di kemudian hari kita tidak terjatuh dalam murka Allah,” sambungnya.
Anwar menyebut doa dan munajat telah dilakukan secara berkelanjutan sejak terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. Salah satunya melalui doa bersama para ulama yang digelar di Masjid Istiqlal sejak waktu Subuh pada hari yang sama.
“Doa ini untuk memohon agar Allah menyelamatkan bangsa dan negara Republik Indonesia tercinta. Terlebih karena akhir-akhir ini ada banyak cobaan yang diberikan Allah kepada kita semua,” ucapnya.
“Semoga doa-doa yang kita panjatkan sejak awal terjadinya musibah di Aceh dan Sumatera hingga hari ini—yang tak pernah putus di masjid, musala, dan pesantren, dalam setiap salat dan kegiatan—dikabulkan oleh Allah,” pungkas Anwar.




