Kapolda Riau Turun Langsung ke TKP Usut Penembak Mati Gajah di Pelalawan, Janji Usut Tuntas Hingga ke Jaringan

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Pelalawan, VIVA – Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan turun langsung ke lokasi penemuan gajah sumatra yang mati dibunuh di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Sabtu, 7 Februari 2026.

Langkah ini dilakukan guna mengusut tuntas kasus pembunuhan satwa dilindungi tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Polda Riau itu sekaligus memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis bukti ilmiah.

Baca Juga :
Polda Riau Buru Penembak Mati Gajah di Pelalawan
Terbongkar dari Call Center 110, Polda Riau Ungkap Penampungan Emas Ilegal di Kuansing

Pria yang akrab disapa Herimen itu menekankan, kasus ini bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan peristiwa yang melukai rasa keadilan publik dan nilai kemanusiaan.

“Pertama, saya menyampaikan duka yang sangat dalam dan keprihatinan atas peristiwa pembunuhan salah satu gajah liar yang terjadi beberapa hari yang lalu. Gajah adalah satwa yang dilindungi undang-undang dan memiliki peran penting bagi ekosistem Riau,” ujar Irjen Herry.

Dirinya mengungkapkan, sejak kasus tersebut mencuat hingga Jumat malam, 6 Februari 2026, dirinya menerima banyak pesan, kritik, hingga kecaman dari berbagai elemen masyarakat, baik dari Riau maupun daerah lain di Indonesia.

“Saya menerima banyak masukan, kritik, bahkan kecaman. Dan saya memahami kemarahan serta kepedihan publik. Karena peristiwa ini bukan peristiwa biasa, melainkan peristiwa yang sangat luar biasa dan menyayat rasa keadilan,” tuturnya.

Dirinya menegaskan, Polda Riau berdiri sejalan dengan suara publik. Negara, kata dia, tidak boleh kalah oleh kejahatan terhadap satwa dilindungi dan lingkungan hidup. Karena itu, penindakan akan dilakukan tanpa pandang bulu, baik terhadap pelaku perorangan maupun jaringan.

Penanganan kasus pembunuhan gajah ini dilakukan secara terpadu oleh Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Polres Pelalawan, dan Satuan Brimob Polda Riau. Sejak laporan pertama diterima pada 2 Februari 2026, tim gabungan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, bangkai gajah ditemukan dalam posisi duduk dengan kondisi kepala terputus dan kedua gading hilang. Fakta tersebut menguatkan dugaan adanya tindak pidana perburuan satwa dilindungi. Petugas juga menemukan dua potongan logam proyektil peluru yang mengindikasikan gajah tersebut ditembak sebelum dibantai.

Baca Juga :
Kapolri Lantik Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda, Irjen Johnny Isir Resmi Jadi Jubir Polri
Daftar Kapolda–Wakapolda yang Dimutasi Kapolri, Irjen Sandi Nugroho Jadi Kapolda Sumsel
Percepat Izin Pertambangan Rakyat di Kuansing, Pemprov Riau Lakukan Hal Ini

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia 2026, Pecah Telur usai 11 Kali Selalu Kandas
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
”Siapa Pun Presidennya, Menterinya Prof Yusril”
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Persik Kediri Kalahkan Dewa United 2-1 di Stadion Brawijaya, Ernesto Cetak Gol Perdana di Laga Debut
• 2 jam lalupantau.com
thumb
KPK Ungkap Proses Izin Penahanan Hakim Depok Mudah: Cukup Komunikasi Kurang dari 1 Jam dengan MA
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Anggota DPR Novita Hardini: Transformasi Industri Hijau Wajib Ciptakan Keadilan Ekonomi
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.