Mercedes-Benz Indonesia buka suara terkait insiden terbakarnya sebuah sedan Mercedes-Benz dengan nomor polisi B 1832 WBG di Jalan Raya Lingkar Nagreg, Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Jumat (6/2/2026).
”Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden yang melibatkan sebuah mobil sedan Mercedes-Benz di wilayah Nagreg, Bandung, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan pihak-pihak yang terdampak,” buka Public Relations Manager, Pramistya Irawati kepada kumparan, Sabtu (7/2/2026).
Sebagai pabrikan kendaraan yang terlibat, Mercedes-Benz Indonesia bersedia membantu pihak berwenang untuk melakukan investigasi lanjutan.
”Apabila diperlukan, Mercedes-Benz Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
“Mercedes-Benz Indonesia senantiasa menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas dan operasionalnya, serta melakukan kontrol kualitas atas produk yang diperjualbelikan di Indonesia,” pungkas Tya.
Insiden kebakaran yang melibatkan satu mobil ini menelan satu korban jiwa, sang pengemudi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.55 WIB.
”Kendaraan roda empat merek Mercedes-Benz dengan nopol B 1832 WBG terbakar di Jalan Raya Lingkar Nagreg Blok Citiis,” ucap Kapolsek Nagreg, Kompol Rizal Adam Al Hasan dalam keterangan, Sabtu (7/2/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan tersebut berhenti di lajur kiri. Kemudian, pengemudi sempat turut untuk memeriksa bagian bawah kendaraannya sebelum kembali masuk ke dalam.
Tak lama berselang, api berkobar dari sisi kanan dan kiri mobil. Menyebabkan kendaraan langsung terbakar hebat. Api cepat membesar dan pengemudi tak punya cukup waktu untuk evakuasi diri.
”Pengemudi sempat keluar untuk mengecek bagian bawah kendaraan, lalu kembali masuk. Tidak lama kemudian muncul api dari sisi kanan dan kiri kendaraan, kata Diomar Diantoni (21), warga setempat yang melihat kejadian itu.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran serta menghitung kerugian materiil akibat insiden tersebut.



