Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo menyampaikan, hingga saat ini pemerintah telah menyalurkan MBG kepada lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Capaian tersebut, menurutnya, diraih dalam waktu kurang dari satu setengah tahun sejak pemerintahannya berjalan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam agenda Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
“Kita sudah sampai hari ini memberi makan kepada 60 juta lebih penerima manfaat di seluruh Indonesia,” ujar Prabowo di hadapan para peserta Mujahadah Kubro.
Presiden Ke-8 RI itu menambahkan, pemerintah menargetkan perluasan jumlah penerima manfaat akan terus dilakukan.
Dia optimistis sebelum akhir tahun 2026, jumlah penerima bantuan pangan akan mencapai 82,3 juta orang yang dinilai berhak menerima.
Baca Juga
- Di Hadapan Ulama & Warga NU, Prabowo Tegaskan Lagi Komitmen Lindungi Kekayaan Bangsa
- Gerindra Copot Bendera Partai Usai HUT ke-18 demi Lingkungan Bersih dan Rapi
- Prabowo Tegaskan Perang terhadap Korupsi di Mujahadah Kubro Satu Abad NU
Selain fokus pada stabilitas harga dan ketahanan pangan, Prabowo juga menegaskan tekad pemerintah untuk mendorong kemajuan bangsa melalui peningkatan kapasitas nasional. Dia menyebut, pemerintah akan memimpin proses industrialisasi Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian nasional.
Menurut Prabowo, penurunan harga pangan, perluasan perlindungan sosial, dan penguatan industrialisasi merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan daya saing bangsa Indonesia.
“Insyaallah sebelum akhir tahun 2026 ini, kita akan sampai 82,3 juta yang berhak. Saudara-saudara sekalian, kita juga bertekad meningkatkan untuk bangsa Indonesia. Kita juga akan memimpin industrialisasi bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.



