Kementan Siapkan 4 Juta Dosis Vaksin PMK di 2026, Jabar Jadi Prioritas

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 151 ribu dosis vaksin telah digelontorkan untuk Provinsi Jawa Barat.

Kementan Siapkan 4 Juta Dosis Vaksin PMK di 2026, Jabar Jadi Prioritas (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara nasional sepanjang 2026. 

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hendra Wibawa mengungkapkan, sebanyak 80 persen dialokasikan untuk zona pemberantasan, 15 persen untuk zona pengendalian, dan 5 persen disiapkan sebagai stok cadangan.

Baca Juga:
Akselerasi Penanganan Wabah PMK, Kementan Sebar Vaksin PMK Serentak di 29 Provinsi

Sebanyak 151 ribu dosis vaksin telah digelontorkan untuk Provinsi Jawa Barat. Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika kasus PMK yang marak terjadi di Jawa Barat, yang mana hingga 1 Februari 2026, tercatat 16 kejadian PMK dengan total 177 kasus di Jawa Barat.

Kondisi tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu wilayah prioritas pengendalian, mengingat tingginya populasi ternak serta intensitas lalu lintas ternak antarwilayah.

Baca Juga:
Pemprov Jatim Terima 1 Juta Dosis Vaksin PMK dan 250 Ribu Vaksin LSD dari Pemerintah Pusat

“Pada Januari, Jawa Barat telah menerima 60.000 dosis vaksin PMK, sedangkan keseluruhan sisanya akan didistribusikan pada pengiriman berikutnya. Selanjutnya, alokasi vaksin untuk kabupaten dan kota di Jawa Barat akan dikoordinasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat,” kata Hendra, Minggu (8/2/2026).

Dia menjelaskan, alokasi ini dibagi ke dalam dua periode, yakni Januari-Maret dan Juli-Agustus dengan masing-masing sebanyak 75.500 dosis. Pada pengiriman Januari, Jawa Barat telah menerima 60.000 dosis vaksin, sementara sisa alokasi akan didistribusikan secara bertahap.

Hendra mengingatkan pelaksanaan vaksinasi harus selalu disertai dengan penerapan biosekuriti secara konsisten. Biosekuriti berperan penting dalam mencegah masuk dan menyebarnya virus melalui manusia, peralatan, kendaraan, maupun lalu lintas ternak.

“Vaksinasi dan biosekuriti merupakan satu kesatuan dalam memutus rantai penularan PMK. Oleh karena itu, upaya vaksinasi harus dibarengi dengan penerapan biosekuriti yang disiplin dan berkelanjutan,” kata dia.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pesan Persatuan Prabowo di Hadapan Warga Nahdliyin untuk Menyambut Ramadan
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Ironis, Tiga Korban Perdagangan Anak ke Sumatera Belum Dicari Keluarga, Polisi Mencium Keanehan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Bunuh 4 Warga Sipil, Perwira Keamanan Suriah Ditangkap
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono Klaim Pembebasan Lahan Hampir Rampung
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Pria Ditemukan Meninggal di Depan SD Depok, Sudah 2 Hari Dicari Keluarga
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.