Cuaca di wilayah Jawa Timur dan perairan sekitarnya diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal dengan potensi hujan disertai petir pada Senin (9/2/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mencatat, sejak pagi hingga sore hari, sebagian besar wilayah Jawa Timur berpeluang mengalami hujan petir. Kondisi ini berlanjut pada malam hingga dini hari, meski intensitas hujan diperkirakan lebih ringan.
Suhu udara di Jawa Timur hari ini berada pada kisaran 13 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan relatif tinggi, mencapai 100 persen di beberapa wilayah.
Angin bertiup dominan dari arah barat laut dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 31 kilometer per jam. Kondisi tersebut berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat disertai kilat dan petir di sejumlah daerah.
Sementara itu, BMKG Maritim Tanjungperak merilis prakiraan kondisi cuaca maritim Jawa Timur yang berlaku mulai Senin pagi pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan. Di wilayah Laut Jawa bagian timur, Selat Madura, hingga Perairan Selatan Jawa Timur, cuaca umumnya diprakirakan hujan ringan.
“Angin di wilayah perairan Jawa Timur umumnya bertiup dari arah barat dengan kecepatan maksimum mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam,” tulis BMKG Maritim Tanjungperak dalam laporan resminya.
Untuk tinggi gelombang, BMKG memprakirakan Laut Jawa bagian timur dan Selat Madura berada pada kisaran 0,5 hingga 1,1 meter. Sementara itu, Perairan Selatan Jawa Timur berpotensi mengalami gelombang lebih tinggi, yakni antara 0,8 hingga 2,4 meter.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mempertimbangkan kondisi keselamatan sebelum melaut, khususnya di perairan selatan Jawa Timur yang berisiko gelombang sedang. (saf/iss)


