PALANGKA RAYA, iNews.id - Kebakaran lahan terjadi di Jalan Danau Rangas Ujung, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Lahan seluas 2,5 hektare dilalap api dan sempat sulit dipadamkan akibat keterbatasan sumber air serta jauhnya akses menuju lokasi kebakaran.
Api dengan cepat meluas karena kondisi lahan yang kering disertai angin kencang. Kobaran api menjalar ke area sekitar dan memunculkan kepulan asap tebal di lokasi kejadian.
Menerima laporan tersebut, Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng langsung diterjunkan ke lokasi guna mencegah api semakin meluas.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Minimnya sumber air di sekitar lokasi membuat petugas harus melakukan pemadaman secara manual dengan memanfaatkan dahan dan ranting pohon.
Sebagian petugas lainnya berupaya mencari sumber air terdekat yang dapat digunakan dengan mesin pompa portabel. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman api.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 4 jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilokalisir sehingga tidak meluas ke area lain.
Ketua Regu Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalteng Sofiannor mengatakan, kendala utama dalam penanganan kebakaran lahan ini karena minimnya ketersediaan air serta lokasi kebakaran jauh dari akses jalan dan sungai.
“Posisi TKP kebakaran ini jauh dari jalan dan sungai. Dugaan sementara ada unsur kesengajaan terkait kebakaran ini,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Dalam beberapa hari terakhir, kejadian kebakaran lahan di wilayah Palangka Raya dilaporkan terus terjadi. Kondisi tersebut dipicu oleh menurunnya curah hujan yang membuat lahan menjadi kering dan mudah terbakar.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Cara tersebut dinilai sangat berisiko dan dapat memicu kebakaran lahan Palangka Raya yang lebih luas serta sulit dikendalikan.
Original Article




