JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merasa geram soal penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Padahal, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran kesehatan yang sangat besar dalam APBN 2026.
Menurutnya, banyaknya protes penonaktifan PBI JK di kalangan masyarakat sangat merugikan citra pemerintah.
BACA JUGA:Menkes Usul Reaktivasi Otomatis 120 Ribu Peserta Katastropik PBI Selama 3 Bulan, Anggarannya Capai Rp15 Miliar
Pasalnya, anggaran kesehatan yang telah dikeluarkannya tahun ini sama dengan tahun sebelumnya.
"Kita konyol ya padahal uang yang saya keluarin, sama, saya rugi di situ, uang keluar image jelek jadinya. Pemerintah rugi dalam hal ini," katanya dalam rapat konsultasi pimpinan DPR bersama Komisi VIII, IX, dan Komisi XI DPR RI dengan pemerintah terkait jaminan sosial, Senin 9 Febuari 2026.
Purbaya menyampaikan alasan kegeramanya itu. Pasalnya, penghapusan data peserta pada Februari 2026 yang mencapai 11 juta orang. Dimana, operasionalnya tidak dikelola dengan baik hingga jumlahnya mencapai hampir 10 persen dari total kuota 98 juta peserta.
"Jadi jangan sampai yang sakit begitu mau cuci darah, tiba-tiba enggak berhak, kan itu kayaknya kita konyol. Padahal uang yang saya keluarin sama, saya rugi di situ. Uang keluar, imej jelek jadinya," tegasnya.
Purbaya pun meminta kepada pihak BPJS Kesehatan agar ke depannya hal itu bisa dibenahi.
BACA JUGA:Gus Ipul: 13,5 Juta PBI BPJS Dinonaktifkan pada 2025, 87 Ribu Sudah Aktif Kembali
"Ke depan tolong dibetulin," pintanya.
Dalam hal ini, Purbaya menyampaikan, negara telah mengalokasikan Rp 247,3 triliun untuk sektor kesehatan pada 2026, meningkat 13,2 pesesn dibandingkan tahun sebelumnya.
Anggaran ini ditujukan untuk memperkuat layanan kesehatan, meningkatkan akses masyarakat, serta memastikan keberlanjutan program JKN bagi puluhan juta penerima bantuan iuran.
"Tercakup di dalamnya untuk mendorong efektifitas program JKN melalui dukungan bagi penerima bantuan iuran atau PBI untuk 96,8 juta peserta," jelasnya.




