DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membentuk tim bernama Maung ASRI untuk menindaklanjuti laporan dan keluhan warga.
Pembentukan tim tersebut diinisiasi sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto agar pemerintah daerah lebih responsif terhadap persoalan di masyarakat.
Tim Maung ASRI dibentuk dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan mengusung nilai asri, sehat, resik, dan indah.
Tim ini akan berkeliling ke berbagai wilayah di Kota Depok untuk memantau langsung kondisi di lapangan.
“Jadi tim Maung ini akan berkeliling di Depok. Selama ini sejujurnya kami berterima kasih buat warga yang menginformasikan kondisi di lapangan ke sehingga bisa kita tindak lanjuti,” kata Wali Kota Depok Supian Suri kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Walkot Depok Soroti Warga yang Mampu Bayar Mandiri BPJS Kesehatan tapi Menunggak
Supian menjelaskan, tim Maung ASRI melibatkan unsur pemadam kebakaran (Damkar), Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR, hingga Dinas Perhubungan (Dishub).
Tim tersebut akan menangani berbagai persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga, mulai dari tumpukan sampah, tiang listrik atau tiang telepon yang miring, hingga pemasangan baliho yang berpotensi membahayakan.
“Nantinya melihat ada sesuatu yang mungkin dari sisi keamanan menjadi kekhawatiran misalkan baliho atau tiang listrik yang miring, atau tiang telepon yang miring, mereka bisa langsung menindaklanjuti,” ungkap Supian.
Selain itu, tim Maung ASRI juga akan menangani aksi vandalisme serta membantu pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk atau rush hour.
Baca juga: Supian Suri Pastikan Warga Depok Tetap Bisa Berobat di RS meski BPJS Dinonaktifkan
“Termasuk juga kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim,” ujar Supian.
“Nanti ada waktu-waktu tertentu yang juga berharap dukungan dari mereka untuk bisa membantu tim Maung untuk berkeliling,” lanjut dia.
Supian berharap, kehadiran tim Maung ASRI dapat mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai keluhan warga tanpa harus menunggu persoalan tersebut viral di media sosial.
Upaya ini sekaligus ditujukan untuk mewujudkan Kota Depok yang lebih bersih, aman, dan tertib.
“Prinsipnya mereka hadir untuk memastikan bahwa kota ini aman, kota ini sehat, kota ini tertib, dan kota ini indah,” lanjut dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


