Pramono Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Meski BUMD Sokong MBG

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjamin stok pangan ibu kota stabil selama program strategis nasional berjalan.
  • Kerja sama BGN dan BUMD pangan DKI bertujuan menyuplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG.
  • Pramono menyatakan kalkulasi telah matang untuk mencegah kelangkaan, kenaikan harga, serta menjaga stabilitas inflasi daerah.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kepastian mengenai stabilitas stok pangan di wilayah ibu kota di tengah pelaksanaan program strategis nasional.

Pramono menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan BUMD pangan DKI Jakarta tidak akan memicu kelangkaan komoditas di pasar.

Langkah ini diambil guna menyuplai kebutuhan bahan baku pengolahan Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) yang tersebar di Jakarta.

Pramono menegaskan bahwa kapasitas dan kapabilitas BUMD pangan milik Jakarta telah teruji dalam menjaga ketahanan pangan daerah selama bertahun-tahun.

"Kami meyakini ini tidak akan membuat kelangkaan di lapangan. BUMD di Jakarta sudah mempunyai pengalaman yang panjang dan luar biasa. Apalagi jumlah konsumsinya kan relatif tidak mengalami kenaikan yang banyak. Sehingga dengan demikian, saya yakin tidak akan menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangkaan, harga naik, inflasi tidak terkontrol, dan sebagainya," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).

Mantan Sekretaris Kabinet itu juga menepis spekulasi mengenai potensi lonjakan harga pangan yang kerap dikhawatirkan warga saat terjadi permintaan besar secara mendadak.

Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah melakukan kalkulasi matang terkait proyeksi kebutuhan bahan baku untuk program MBG di wilayahnya.

Pramono pun melihat kolaborasi ini sebagai peluang emas bagi perusahaan daerah untuk memperluas jangkauan bisnis dan penyerapan produk.

Integrasi antara BGN dan BUMD pangan dianggap akan menciptakan ekosistem distribusi yang lebih terukur dan efisien di tingkat lokal.

Baca Juga: Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG

"Kami sudah hitung, kami jamin bahwa kerja sama ini malah sangat menguntungkan bagi BUMD. Kenapa? Karena ada kepastian pembelian dan sebagainya," imbuhnya.

Ia meminta masyarakat tidak perlu risau atau melakukan tindakan panic buying karena pengawasan pasar terus dilakukan secara intensif.

Pramono optimis bahwa stabilitas ekonomi makro di Jakarta, termasuk kendali inflasi, akan tetap terjaga meski permintaan pangan meningkat.

Politisi PDIP ini menutup keterangannya dengan menekankan bahwa mitigasi risiko telah disiapkan guna mencegah segala bentuk disrupsi di lapangan.

"Jadi, apa yang tadi menjadi kekhawatiran, saya yakin tidak akan terjadi," tegasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Digerebek Malam-malam di Parkiran RS UKI Cawang, Polisi Sita Ganja Hampir 10 Kg dan Tangkap 3 Tersangka
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
BRI Super League: Belanja Amunisi Impor Belum Berhenti, Persis Resmi Datangkan Eks Amunisi Serbaguna Persebaya
• 11 jam lalubola.com
thumb
Foto: Helikopter Militer Korea Selatan Jatuh, 2 Orang Tewas
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Terjaring OTT KPK, MA Pastikan Pimpinan hingga Juru Sita PN Depok Diberhentikan
• 7 jam laludisway.id
thumb
Ada Syarat Jika Pasien PBI JKN Cuci Darah Nonaktif Ingin Diaktifkan Lagi
• 18 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.