Penyuplai Sabu ke Kasat Narkoba Polres Bima AKP Malaungi Terungkap, Ini Sosoknya

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Mataram, VIVA – Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Komisaris Besar Polisi Mohammad Kholid menyatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas penyuplai sabu-sabu kepada Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota Ajun Komisaris Polisi Malaungi.

"Sesuai informasi, (barang bukti) didapat dari seorang bandar inisial KE," kata Kholid dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, Senin.

Baca Juga :
Kasat Narkoba Polres Bima AKP Malaungi Dipecat karena Terlibat Peredaran Sabu
Miris! Kasatresnarkoba Polres Bima Kota Jadi Tersangka Peredaran Sabu, Begini Perannya

Dengan mendapatkan identitas penyuplai, Kholid menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengungkap persoalan ini hingga tuntas dengan membongkar seluruh jaringan peredaran yang melibatkan AKP Malaungi.

"Jadi, barang bukti yang ada padanya, sementara dilakukan pengembangan, dari penyuplai hingga yang lain oleh Ditresnarkoba," ujarnya.

Petugas Bidpropam Polda NTB menggiring AKP Malaungi
Photo :
  • Antara Foto

Pengembangan juga mengarah pada Kepala Polres Bima Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Putra Kuncoro selaku atasan dari AKP Malaungi.

"Terkait Kapolres Bima Kota, masih dalam proses pendalaman dan proses pemeriksaan Bidang Propam. Sementara belum dilakukan pemeriksaan (kasus narkoba), namun Bidpropam akan lakukan pemeriksaan," ucap dia.

AKP Malaungi ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 488 gram. Sabu-sabu diamankan dari rumah dinas AKP Malaungi yang berlokasi di kompleks Asrama Polres Bima Kota.

AKP Malaungi terungkap masuk dalam jaringan peredaran narkoba atas pengembangan keterangan dari penangkapan Bripka Karol bersama istri dan dua rekannya dengan barang bukti puluhan gram sabu-sabu dan uang tunai puluhan juta diduga hasil transaksi.

Kini, AKP Malaungi telah berstatus tersangka dan dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau pemecatan sesuai keputusan sidang Kode Etik Profesi Polri yang digelar pada Senin sore ini.

Untuk status tersangka di kasus narkoba, AKP Malaungi dikenakan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (Ant)

Baca Juga :
Lebih dari 2.000 Napi High Risk “Dibuang” ke Nusakambangan, Ratusan Berasal dari Jakarta
BNN Bongkar Jaringan Narkoba Raksasa Aceh, 360 Kg Sabu dan Ganja Terkait Golden Triangle
Aloy Ditangkap di Warung Kopi, Fakta Jaringan Vape Etomidate dari Lapas Cipinang Terkuak

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penemuan Jasad Pria di Bandar Lampung, Polisi Sita Rekaman CCTV | SAPA PAGI
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Vicario Akui Spurs Terancam Bertarung di Zona Degradasi
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Vendor Chromebook Pernah Rapat Bareng Nadiem-Luhut Bahas TKDN
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Di MK, Menhaj Jelaskan soal Pembagian Kuota Haji Reguler Provinsi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Dinilai Tidak Adil, Publik Desak Revisi UU Peradilan Militer
• 20 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.