Eric Garcia Usik Spanyol dengan Konsitensinya di Barcelona

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christian Gunawan

TVRINews - Barcelona, Spanyol

Eric Garcia menjadi salah satu alasan di balik konsistensi permainan Barcelona. Spanyol dapat mengambil keuntungan dari kondisi Garcia itu.

Eric Garcia memperlihatkan kemapanan permainannya di Barcelona. Garcia disebut telah bertumbuh menjadi salah satu andalan utama klub Catalan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Kemapanannya di Barcelona bukan tanpa halangan. Eric Garcia nyaris meninggalkan Barca agar bisa bermain secara reguler. Kedatangan Hansi Flick musim lalu membuat Garcia mengurungkan niatnya. 

Sang pemain membayar kepercayaan tinggi yang diberikan Flick kepadanya sejak musim lalu. Eric Garcia berkembang menjadi salah satu pemain yang bisa diandalkan. Tidak jarang ia menyodorkan permainan tangguh.

Status reguler di Barcelona semakin melekat pada Eric Garcia karena kelebihannya: ia mampu menempati banyak posisi. Garcia dapat tampil mengesankan saat dipercaya tampil, entah sebagai bek tengah, bek kanan, atau gelandang bertahan. 

Dengan situasi positif tersebut, wajar bila mencuat wacana mengenai kepantasan Eric Garcia mendapat tempat di Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Mundo Deportivo menyebut bahwa Luis de la Fuente, pelatih Spanyol, sangat layak mempertimbangkan Garcia, dengan konsistensinya tersebut, untuk masuk skuadnya ke Piala Dunia 2026. 

Eric Garcia telah melakoni 55 pertandingan berturut-turut membela Barcelona. Terakhir kali pemain bertahan berusia 25 tahun ini absen berseragam Barca adalah pada Maret 2025, yakni ketika Blaugrana menghadapi Benfica di Liga Champion.

Di musim ini saja, Eric Garcia telah bermain selama lebih dari 2.700 menit (dari kemungkinan total 3.240 menit). Ia selalu tampil di 36 pertandingan Barcelona musim ini, menjadikannya salah satu pemain yang paling sering bermain. Kepemimpinan Garcia di lapangan hijau mengikuti sebagai salah satu kualitas yang juga menonjol.

Eric Garcia bahkan tidak mengindahkan cedera hidung yang ia alami agar bisa tetap bermain. Dengan kondisi cedera itu, eks pemain Manchester City itu tetap bertandingan saat Barcelona meladeni Club Brugge di Liga Champion.

Keandalan fisik menjadi aspek berikutnya dari daftar kelebihan Eric Garcia. Saat Garcia tampil, Barcelona tercatat sedikit kebobolan, yakni sebesar 0,83 gol per pertandingan. 

Kepemimpinan Eric Garcia di lapangan hijau diimbangi dengan kemahiran teknisnya yang juga mumpuni. Garcia merupakan salah satu bek dengan akurasi operan yang tinggi, lebih dari 89 persen musim ini. Di Liga Champion, ketepatan operannya mencapai 90,5 persen, hasil dari 468 operan akurat lewat 506 percobaan.

Luis de la Fuente memiliki opsi bagus dalam diri Eric Garcia. Akan tetapi, sang pelatih mungkin melihat pula pengalaman sang bek di timnas. Hal ini bisa menjadi ganjalan buat Garcia. Pemain asal Martorell ini sudah lumayan lama absen membela Spanyol.

Setelah debutnya di Timnas Spanyol pada 6 September 2020, kala masuk menggantikan Sergio Ramos kala La Roja menang 4-0 atas Ukraina di Nations League, Garcia telah 19 kali bermain untuk timnas senior. Namun, terakhir kali ia berseragam Si Merah adalah pada September 2022. 

Eric Garcia merupakan salah satu pemain Spanyol U-23 yang meraih medali emas di Olimpiade 2024 di Paris. Pada 2021, ia masuk skuad untuk Euro 2020 dan Olimpiade 2020 di Tokyo. Di Piala Dunia 2022, Garcia juga masuk skuad, tapi tidak pernah turun bermain di Qatar.

Meski sudah cukup lama absen di timnas senior, konsistensi permainan Eric Garcia dalam satu setengah tahun terakhir patut masuk pertimbangan Luis de la Fuente. Kemapanan lini belakang Spanyol bisa bertambah dengan Garcia di dalam tim untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara--Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada--pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Editor: Christian Gunawan

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Studi Celios: Pernah Magang Tak Menjamin Cepat Dapat Kerja
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Bitcoin Berisiko Anjlok ke US$10.000, Ini Skenarionya
• 4 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pupuk Indonesia dorong inovasi pertanian dan kemandirian pangan
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Transcend Punya RDE3 microSD Express Card Reader, Kecepatan SSD
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Mensesneg: Solusi Permasalahan BPJS Tidak Harus Menunggu Perpres
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.