Ditekan untuk Mundur, PM Inggris Keir Starmer Melawan

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

London: Perdana Menteri Inggris Keir Starmer ditekan untuk mundur oleh Ketua Partai Buruh Skotlandia, Anas Awar.

Namun seruan pada Senin 9 Februari 2026 itu ditolak mentah-mentah oleh PM Starmer. Ia mengatakan “tidak siap untuk meninggalkan" mandatnya sebagai perdana menteri karena ia berupaya untuk memperkuat dukungan di dalam partainya di tengah dampak skandal Peter Mandelson.

Berbicara selama pertemuan anggota parlemen Partai Buruh, ia menunjuk pada rekam jejaknya dalam peran sebelumnya dan di dalam partai, dengan mengatakan: "Saya telah memenangkan setiap pertarungan yang pernah saya ikuti."

Ia menyebutkan masa jabatannya di Crown Prosecution Service dan upaya untuk mereformasi Partai Buruh, menambahkan: "Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa saya tidak bisa melakukannya. Dan kemudian mereka secara bertahap mengatakan, Anda mungkin akan berhasil. Kami menang dengan mayoritas besar. Setiap pertarungan yang saya ikuti, saya menangkan."

Ia mengakui kritik yang terus berlanjut, mengatakan bahwa ia telah menghadapi "penentang di setiap langkah, dan saya masih menghadapi mereka sekarang."

“Para pengkritik sama sekali tidak menginginkan pemerintahan Partai Buruh, dan tentu saja tidak menginginkan pemerintahan yang berhasil,” tegas PM Starmer, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa 10 Februari 2026.

“Tetapi saya akan mengatakan ini, setelah berjuang begitu keras untuk kesempatan mengubah negara kita, saya tidak siap untuk meninggalkan mandat dan tanggung jawab saya kepada negara saya, atau untuk menjerumuskan kita ke dalam kekacauan, seperti yang telah dilakukan orang lain,” tegas Starmer.

Minggu lalu Starmer mengatakan ia "menyesal" karena mempercayai "kebohongan" Mandelson dan menunjuknya sebagai duta besar untuk AS karena tekanan terus meningkat setelah ia mengakui mengetahui tentang hubungan Mandelson dengan pelaku kejahatan seksual yang dihukum, Jeffrey Epstein, yang meninggal pada tahun 2019.

Mandelson dipecat pada bulan September, tetapi berkas Epstein yang baru-baru ini dirilis menunjukkan bahwa ia berbagi informasi rahasia dengan pelaku kejahatan seksual tersebut ketika ia menjabat sebagai menteri bisnis Inggris pada tahun 2009.

Mandelson juga telah mengundurkan diri dari House of Lords dan Partai Buruh itu sendiri.

Bulan lalu, Departemen Kehakiman AS merilis lebih dari 3 juta halaman, 2.000 video, dan 180.000 gambar berdasarkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein, yang ditandatangani menjadi undang-undang pada November lalu.

Materi tersebut mencakup foto, transkrip dewan juri, dan catatan investigasi, meskipun banyak halaman masih disensor secara ketat. Para penyintas Epstein dan kerabat korban mengatakan bahwa rilis tersebut tidak memenuhi persyaratan hukum dan menghilangkan banyak informasi penting.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Megawati Raih Doktor Kehormatan dari PNU Saudi
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Banjir Right Issue Imbas Aturan Free Float 15%, KSEI Siapkan Antisipasi
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
[Berita Terlarang] Presiden Panama Menanggapi Tiongkok : Menolak Paksaan Asing
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Jamin Masa Depan Anak, Denada Siapkan Warisan untuk Ressa Rossano dan Aisha Aurum
• 8 jam lalugenpi.co
thumb
Disanksi OJK Soal Pelanggaran IPO, Manajemen REAL Buka Suara
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.