Grid.ID - Drama kehidupan pribadi penyanyi Denada belum usai. Masih jelas teringat pengakuan Denada soal anaknya, Ressa Rizky Rossano, kini muncul isu liar baru yang dihembuskan oleh pria bernama Muara Karta.
Dalam video yang beredar, pengacara tersebut mengklaim mengetahui rahasia bahwa Denada masih memiliki anak lain yang tak diakui. Ia berdalih mengetahui hal tersebut karena mengenal dekat mendiang ayah Denada.
Gerah dengan isu yang makin menggelinding, pihak Denada melalui manajernya, Risna Ories, akhirnya buka suara. Ia langsung memberikan bantahan keras yang dibalut sarkasme menggelitik. Ia seolah menertawakan tuduhan yang dianggapnya tidak masuk akal tersebut.
"Kurang Kak Ros, (kenapa) 3 doang? Bukannya 33 provinsi sekalian gitu ya?" sindir Risna menohok dalam tayangan Rumpi Trans TV yang Grid.ID kutip, Senin (9/2/2026).
Tak hanya membantah soal jumlah anak, validitas ucapan Muara Karta pun dikuliti. Klaim Muara Karta yang mengaku sebagai teman dekat mendiang ayah Denada ternyata diragukan oleh pihak keluarga inti. Risna mengungkapkan fakta dari Rico, adik Denada, yang dikenal sangat dekat dengan keluarga almarhum ayahnya semasa hidup.
"Menurut informasi dari anak-anaknya, dari keluarga Dena, enggak pernah kenal tuh sama orang itu (Muara Karta)," tegas Risna.
"Yang jelas, Rico itu dia deket banget sama Bapaknya. Sampai Bapaknya meninggal, itu sedekat itu. Setiap teman-temannya Bapaknya, Rico tahu," sambungnya.
Kini, pihak keluarga Denada memilih fokus untuk memulihkan hubungan ibu dan anak, yakni antara Denada dan Ressa, serta mempertimbangkan langkah tegas agar isu-isu hoaks serupa tidak kembali mencuat.
Sebelumnya diketahui bahwa selama ini sosok Ressa Rizky Rossano tidak diasuh oleh orang lain, melainkan oleh keluarga dekat Denada. Sejak usia 10 hari, Ressa diketahui tinggal di Banyuwangi, Jawa Timur. Ia dibesarkan oleh paman Denada, adik kandung mendiang Emilia Contessa, yakni Dino Rossano Hansa dan istrinya, Ratih.
Selama 24 tahun, Ressa hidup jauh dari sorotan kamera yang menyinari ibunya dan adiknya, Aisha. Polemik ini memuncak ketika Ressa didampingi kuasa hukumnya melayangkan gugatan perdata terkait dugaan penelantaran anak dengan nilai mencapai Rp 7 Miliar, sebelum akhirnya Denada buka suara.(*)
Artikel Asli



