Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan pimpinan TNI-Polri untuk diberi arahan awal tahun. Dalam arahannya, Prabowo menekankan personel TNI-Polri fokus pada pelaksanaan tugas, profesional, dan selalu di sisi rakyat.
Arahan Prabowo tersebut disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di halaman kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Rapat dihadiri anggota Kabinet Merah Puti, yakni Menko Polkam Djamari Chaniago, Wamenko Polkam Lodewijk F Paulus, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Wamenhan Donny Ermawan, Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN Herindra, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, jajaran TNI-Polri yang hadir antara lain yakni Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, hingga KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan rapat ini merupakan kegiatan tahunan. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB itu membahas evaluasi kinerja selama setahun ke belakang hingga Prabowo memberikan taklimat kepada pimpinan TNI-Polri.
"Ini kan acara rutin saja, evaluasi, langkah langkah ke depan, biasa kita dapet pengarahan dari presiden," ujar Maruli.
Setelah taklimat Prabowo, Maruli akan menggelar rapat turunan di satuannya untuk menindaklanjuti arahan kepala negara. "Ya nanti ada Rapim TNI lagi. Rapat (AD) ada lagi nanti, turunan-turunan dari petunjuk presiden apa yang kita lakukan," ujar mantan Pangkostrad tersebut.
(rfs/azh)





