Jakarta, VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan peran dominannya dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan nasional. Melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP), BRI mencatat porsi kontribusi sebesar 49 persen dari total penyaluran nasional, sejalan dengan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Sebagai mitra strategis pemerintah, langkah BRI tersebut selaras dengan agenda Asta Cita serta upaya memperkuat ekosistem perumahan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Capaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, dalam pertemuan bersama Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, serta Menteri PKP Maruarar Sirait. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Sri Haryati mengungkapkan bahwa secara nasional, realisasi penyaluran KPP sepanjang tahun 2026 telah mencapai Rp3.547 triliun. Dari jumlah tersebut, BRI berkontribusi sebesar Rp1.774 triliun, atau setara dengan 49 persen dari total penyaluran KUR Perumahan nasional.
- Dok. BRI
Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa perseroan menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp8 triliun sepanjang 2026.
“Target tersebut didukung oleh kekuatan BRI yang memiliki basis nasabah besar serta jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok Indonesia, sehingga penyaluran KPR Subsidi dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif, khususnya bagi MBR,” ujar Hery.
Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas kontribusi BRI dalam mendukung pembiayaan rumah subsidi. Ia menilai penyaluran pembiayaan perumahan oleh BRI menunjukkan tren peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.
“Tahun 2024 ada sekitar 16 ribu unit rumah subsidi yang dibiayai oleh BRI. Pada 2025, realisasinya meningkat menjadi 32 ribu unit. Tahun 2026, BRI menargetkan penyaluran hingga 60 ribu unit rumah subsidi. Terima kasih sekali untuk BRI. Artinya, 60 ribu rakyat akan dapat menikmati rumah,” pungkas Maruarar. (ILN)





