Supaya tidak panik dan lebih siap, Bunda perlu tahu ciri-ciri kontraksi asli dan pembukaan yang menandakan tanda persalinan.
Umumnya, kontraksi asli ini terasa kuat di perut dan jarak kontraksinya saling berdekatan.
Artikel Terkait: Tak Hanya Kontraksi, Ini 5 Ciri-ciri Bayi Mau Lahir yang Wajib Diketahui Apa Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan?Melansir dari Medline Plus, beberapa ciri-ciri kontraksi asli dan pembukaan di antaranya adalah:
Kontraksi datang teratur dengan jarak yang makin rapat, misalnya awalnya 10 menit sekali lalu menjadi sekitar 5 menit sekali atau kurang. Setiap kontraksi berlangsung sekitar 30–70 detik dan durasinya cenderung makin panjang seiring kemajuan persalinan. Nyeri terasa seperti gelombang kram yang kuat, dimulai pelan, mencapai puncak, lalu mengendur kembali, dan berulang secara konsisten. Rasa sakit biasanya mulai dari punggung bawah kemudian menjalar ke depan perut dan area panggul, bukan hanya terlokalisasi di satu titik. Kontraksi tetap terjadi dan tidak hilang meski Bunda mengubah posisi, berjalan, atau beristirahat; justru dapat terasa makin kuat. Intensitas nyeri meningkat seiring waktu, dari mulas ringan hingga sangat nyeri sampai membuat sulit berbicara atau tertawa saat puncak kontraksi. Kontraksi menyebabkan serviks menipis dan membuka (dilatasi) secara bertahap, yang bisa dinilai dokter atau bidan sampai 10 cm. Disertai tanda persalinan lain, seperti keluarnya lendir bercampur darah (bloody show) dari vagina sebagai akibat pembukaan serviks. Saat pembukaan makin besar, kepala bayi turun ke panggul sehingga Bunda merasakan peningkatan tekanan di panggul dan area rektum. Kombinasi kontraksi yang teratur, semakin kuat, dan adanya perubahan pembukaan serviks menunjukkan bahwa persalinan benar-benar berlangsung (true labor). Artikel Terkait: 19 Tanda Seminggu Mau Melahirkan, Diare hingga Kontraksi! Di Mana Letak Sakit Kontraksi Asli?Kontraksi asli umumnya dirasakan sebagai nyeri yang menyebar dan “bergerak”, bukan hanya nyeri di satu titik saja.
Banyak ibu menggambarkan nyeri kontraksi sebagai kram kuat atau tekanan yang dimulai dari punggung bawah, lalu menyapu ke depan perut dan panggul seperti gelombang.
Rasa sakit ini bisa disertai tekanan di panggul dan rasa seperti perut “ditarik dan diperas” dari atas ke bawah.
Perbedaan penting dengan kontraksi palsu adalah lokasi dan pola nyerinya.
Pada keterangan klinis, kontraksi palsu cenderung hanya terasa di perut bagian depan dan bisa membaik dengan perubahan posisi, sedangkan kontraksi asli sering dimulai di punggung dan tidak hilang meski Bunda berjalan atau berbaring.
Seiring pembukaan bertambah dan bayi turun, tekanan di daerah panggul dan rektum akan makin nyata, membuat Bunda merasa seperti ingin mengejan atau BAB.
Pembukaan 1 Seperti Apa Rasanya?Pembukaan 1 berarti serviks baru mulai membuka sekitar 1 cm dan biasanya masuk fase awal (latent phase) dari tahap pertama persalinan.
Pada sebagian Bunda, sensasinya masih cukup ringan: kram halus seperti nyeri haid, perut terasa mengencang sesaat lalu mengendur, dan kontraksi belum terlalu teratur.
Di fase awal ini, perubahan pada serviks berjalan pelan sehingga Bunda masih mungkin beraktivitas, makan, minum, dan beristirahat di sela kontraksi.
Kontraksi pada pembukaan 1 biasanya masih berjarak sekitar 5–20 menit atau lebih dan belum terlalu menyakitkan, meski terasa mengganggu.
Ini juga saat di mana sebagian ibu mulai merasakan tanda lain, seperti peningkatan keputihan atau keluarnya sedikit lendir darah ketika serviks mulai melunak dan membuka.
Meski terlihat “awal”, fase ini penting untuk mempersiapkan pembukaan selanjutnya, sehingga menjaga asupan cairan dan teknik napas dalam bisa sangat membantu kenyamanan Bunda.
Awal Kontraksi Rasanya Seperti Apa?Awal kontraksi sering dideskripsikan seperti kram haid yang datang dan pergi, dengan sensasi perut mengencang lalu mengendur lagi.
Nyeri bisa berupa rasa tertarik, tegang, atau tekanan di perut bagian bawah dan punggung bawah, kadang disertai rasa pegal di pinggang.
Pada tahap awal, banyak ibu masih bisa berbicara, berjalan, atau tidur di antara kontraksi karena intensitas nyerinya belum maksimal.
Seiring berjalannya waktu, pola kontraksi akan menjadi lebih jelas: datang pada interval tertentu, kemudian menjadi lebih dekat, kuat, dan tahan lebih lama.
Rasa “gelombang” kram akan terasa semakin intens, dan Bunda mungkin mulai perlu berhenti sejenak untuk fokus bernapas ketika kontraksi mencapai puncak.
Bila kontraksi mulai teratur (misalnya setiap 5–10 menit), lebih kuat, dan tidak membaik dengan perubahan posisi, ini mengarah pada tanda persalinan yang sesungguhnya.
Artikel Terkait: 19 Tanda Seminggu Mau Melahirkan, Diare hingga Kontraksi! Pembukaan 2 Sakitnya Seperti Apa?Pada pembukaan 2, serviks telah membuka sekitar 2 cm tapi biasanya masih berada dalam fase awal persalinan.
Kontraksi terasa lebih nyata dibanding pembukaan 1: kram haid yang lebih kuat, perut terasa sangat kencang, dan bisa membuat Bunda mulai sulit mengabaikan nyeri ketika kontraksi datang.
Nyeri tetap terasa sebagai gelombang yang dimulai pelan, kemudian memuncak, lalu perlahan mengendur.
Melansir laman American Pregnancy, jarak antar kontraksi pada fase ini cenderung mulai lebih teratur. Misalnya, sekitar 5–10 menit dengan durasi 30–60 detik, dan perlahan menjadi lebih rapat serta kuat seiring dilatasi bertambah.
Beberapa ibu juga mulai merasakan lebih banyak tekanan di panggul dan punggung bawah karena posisi bayi yang makin turun.
Di titik ini, teknik napas, posisi miring atau berjalan ringan, serta dukungan pendamping persalinan sangat membantu Bunda mengelola nyeri dan kelelahan.
***
First stage of labor
https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/labor-and-birth/first-stage-of-labor/
False labor vs. the real thing
https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/labor-and-birth/false-labor/
What do contractions feel like? Is it labor or something else?
https://www.healthline.com/health/pregnancy/what-do-contractions-feel-like
6 telltale signs of labor
https://www.healthline.com/health/pregnancy/telltale-signs-of-labor
Labor and delivery: Signs, stages, and more
https://www.healthline.com/health/pregnancy/labor-and-delivery
Cervix dilation chart: Stages of labor
https://www.healthline.com/health/pregnancy/cervix-dilation-chart
Contractions and signs of labor
https://www.marchofdimes.org/find-support/topics/birth/contractions-and-signs-labor
Signs of labor: Know what to expect
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/signs-of-labor/art-20046184
Am I in labor?
https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000508.htm
Stage one: Early labor
https://www.medicalnewstoday.com/articles/322615
It’s true labor if
intermountainhealthcare.org/blogs/article/false-vs-true-labor
Stages of labor, effacement vs. dilation – Maternity nursing
https://leveluprn.com/blogs/maternity-nursing/labor-delivery-3-stages-labor-effacement-vs-dilation
Signs that labor is 24 to 48 hours away
https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-that-labor-is-24-to-48-hours-away
Contractions and signs of labor
https://www.marchofdimes.org/find-support/topics/birth/contractions-and-signs-labor
Braxton Hicks: False vs. real labor
https://www.webmd.com/baby/true-false-labor
Braxton Hicks contractions: True vs. false labor
https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/braxton-hicks-contractions.aspx
10 Tanda-tanda Melahirkan Pembukaan 1 yang Wajib Bunda Kenali
20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!
Ini 11 Tanda 24 Jam Sebelum Melahirkan, Tidak Hanya Kontraksi!





