jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 101 nasabah PNM Mekaar diberangkatkan dari Sabang hingga Merauke ke Tanah Suci melalui program reward umroh.
Apresiasi ini tidak hadir sebagai peristiwa sesaat, melainkan bagian dari perjalanan proses pemberdayaan.
BACA JUGA: Hadirkan Ruang Berbagi untuk Masyarakat Aceh, Rakernas PNM 2026 Kumpulkan Donasi Rp1 Miliar
Selain nasabah, insan di dalamnya, yakni para karyawan juga turut mendapatkan ruang penghargaan atas peran dan pengabdian yang dijalani.
Sebelumnya, pada batch pertama, sebanyak 212 ibu-ibu pengusaha ultra mikro telah lebih dulu diberangkatkan ke Tanah Suci.
BACA JUGA: Jamkrindo Salurkan Puluhan Unit Hunian Sementara di Aceh
Sebuah langkah yang menegaskan bahwa apresiasi dimaknai sebagai penghormatan atas proses yang dijaga bersama, bukan sekadar hasil akhir.
Rasa syukur itu salah satunya datang dari Siti Jumaidah, nasabah PNM Mekaar asal Lamongan.
BACA JUGA: Sambut Imlek 2026, ANTAM Luncurkan Emas Batangan Year of the Horse
Perjalanan hidupnya yang dimulai dari bekerja serabutan, kini berbuah kebahagiaan dalam mengasuh anak dan menjalani hari dengan lebih optimistik sejak memiliki usaha sendiri.
“Terima kasih banyak PNM sudah menemani kisah hidup saya dari 0, dari mulai saya kerja apa saja, hingga saya bisa momong anak, saya sekarang bahagia sekali. Saya selalu doakan yang terbaik untuk PNM agar banyak menolong orang seperti saya,” tuturnya.
Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, turut menitipkan pesan hangat kepada para nasabah yang berangkat.
Dia berharap agar perjalanan ibadah ini menjadi ruang syukur dan kekuatan baru.
“Kami menitipkan doa dari Tanah Suci, agar langkah PNM senantiasa dijaga, diberi kelapangan, dan mampu terus menemani lebih banyak perjuangan hidup para nasabah di berbagai penjuru negeri,” harapnya.(adv/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi




