Catatan redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id.
Identitas pria yang tewas setelah melompat dari Flyover Pasupati, Kota Bandung, akhirnya terungkap. Korban diketahui merupakan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berusia 17 tahun berinisial RM, warga Kota Cimahi.
Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika korban terlihat berhenti di atas Flyover Pasupati sebelum melakukan aksi nekat dengan melompat dari ketinggian.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, awalnya saksi melihat korban berhenti, kemudian mencoba naik ke pagar pembatas flyover. Saat itu saksi sempat berupaya menahan korban agar tidak melompat,” kata Bagus.
Namun upaya saksi untuk menggagalkan aksi tersebut tidak berhasil. Korban disebut langsung melompat sebelum sempat diamankan oleh saksi yang berada di lokasi.
“Karena korban secara tiba-tiba langsung melompat, saksi tidak sempat menahannya. Akhirnya korban terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal. Polisi kemudian melakukan identifikasi terhadap korban dengan memeriksa kartu identitas yang ditemukan.
“Hasil penelusuran identitas menunjukkan korban berinisial RM, berusia 17 tahun, asli warga Cimahi, dan masih berstatus sebagai pelajar SMK,” jelas Bagus.
Setelah proses identifikasi oleh petugas Identifikasi (Inafis) Polrestabes Bandung serta dibantu tim Palang Merah Indonesia (PMI), jenazah korban dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Untuk penanganan lebih lanjut, jasad korban kami bawa ke Rumah Sakit Sartika Asih,” tambahnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban guna proses penyerahan jenazah.
“Sementara pihak keluarga masih kami coba hubungi dan koordinasikan,” kata AKP Bagus Yudo.
Polisi memastikan situasi di sekitar Flyover Pasupati telah kembali kondusif setelah dilakukan pengamanan dan evakuasi. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila melihat kejadian mencurigakan di ruang publik, khususnya di area flyover dan jembatan.
Peristiwa ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk melengkapi data dan laporan kejadian sesuai prosedur yang berlaku.





