Mesin V4 Yamaha Bermasalah hingga Fabio Quartararo Kecelakaan Hebat di Malaysia, Jack Miller Bilang Begini..

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Prima Pramac Racing, Jack Miller, membebarkan soal masalah teknis pada mesin V4 Yamaha yang membuat pabrikan tersebut menarik diri dari hari kedua tes pramusim MotoGP Sepang, Malaysia pada awal Februari lalu.

Namunm, rider asal Australia itu mengatakan hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

Fabio Quartararo dikabarkan akan memperkuat Honda di MotoGP 2027
Sumber :
  • Instagram/Fabio Quartararo

Situasi ini bermula pada hari pertama tes ketika Fabio Quartararo terjatuh dalam insiden yang diduga dipicu kendala teknis. 

Kejadian tersebut mendorong Yamaha Jepang dan Yamaha Italia untuk langsung melakukan penyelidikan menyeluruh.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh mesin V4 Yamaha ditarik dari sesi hari kedua. 

Keputusan itu otomatis membuat para pembalap dan test rider Yamaha harus menepi sementara. Meski begitu, Yamaha kembali turun lintasan dan melanjutkan program tes pada hari ketiga.

Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, memilih tidak mengungkap detail persoalan yang menimpa mesin V4 tersebut. 

Ia hanya menegaskan bahwa masalah yang muncul bukanlah sesuatu yang serius, melainkan kondisi tak terduga yang bisa saja terjadi dalam proses pengembangan.

Dalam wawancaranya dengan GPOne, Miller menyebut kendala teknis seperti itu sebagai sesuatu yang lumrah. 

Menurutnya, Yamaha tengah berada dalam fase awal menggunakan mesin V4, setelah lebih dari dua dekade mengandalkan konfigurasi inline 4 sejak MotoGP dimulai pada 2002.

“Itu cuma seperti kendala kecil, dan hal semacam ini memang bisa terjadi. Terlalu naif jika berpikir Anda bisa merakit motor dalam waktu sembilan bulan lalu langsung bersaing dengan yang terbaik di dunia tanpa menghadapi masalah apa pun,” ujar Miller.

Pembalap asal Australia tersebut juga menegaskan bahwa Yamaha terus bekerja tanpa henti demi menghadirkan motor yang kompetitif untuk musim ini.

“Itu bagian dari proses. Tim bekerja keras sampai larut malam untuk mencari solusi, bukan hanya di sini, tapi juga di Jepang dan Eropa. Ini memang tak terhindarkan, dan lebih baik terjadi sekarang daripada nanti di Buriram atau saat balapan,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Arne Slot Geram: Liverpool Krisis Bek, Harusnya Kartu Merah Bukan Cuma Szoboszlai!
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Program Cek Kesehatan Gratis Diikuti 70 Juta Warga Sepanjang 2025
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Karhutla di Batam Awal 2026 Meningkat, Lahan Kering Paling Rawan
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Hikmahanto Bicara Rencana Pengiriman Pasukan Indonesia ke Gaza
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kader Desak Gelar Konfercab PA, Andi Syahreza Dinilai Layak Pimpin PA GMNI Makassar
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.