PSSI mendapatkan sanksi dari AFC usai penyelenggaraan Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome beberapa waktu lalu. Sanksi tersebut berjumlah USD 14 ribu atau sekitar Rp 236 juta.
Rinciannya, USD 3000 karena orang masuk ke area akses terkontrol tanpa akreditasi, USD 3000 karena satu suporter masuk lapangan, dan USD 5000 karena gagal pastikan keamanan stadion saat Indonesia vs Korsel di Indonesia Arena. Kemudian, saat laga Iran vs Afghanistan didenda USD 3000 karena gagal menjaga ketertiban usai 5 penonton masuk lapangan.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, membenarkan adanya sanksi denda tersebut.
"Ya diterima. Diterima dari AFC. Jadi, supaya netizen kan banyak enggak ngerti ya kalau futsal itu di bawah PSSI. Kadang-kadang ini, ini makanya perlu ada literasi bola gitu. Literasi-literasi sepak bola. Bahwa yang namanya futsal itu under-nya PSSI gitu. Tahu lah, pembiayaan aja kita biayai kok. Futsal yang kemarin [Piala Asia] kan kita biayain, besar lho kita biayain," lanjutnya.
Arya juga menegaskan bahwa PSSI menerima secara penuh sanksi yang dijatuhkan tersebut. Pihaknya tidak ada rencana melakukan banding.
"Ah, enggaklah, enggak gitu. Ini, sudah kita terima aja," jelas Arya.




