Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan telah mempersiapkan diri apabila terjadi kenaikan harga minyak goreng dan cabai menjelang Hari Raya Imlek dan bulan Ramadan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahan pokok seperti minyak goreng dan cabai biasanya kerap mengalami kenaikan harga pada Ramadan dan Imlek.
“Jadi dua komoditas itu yang selalu mengalami kenaikan, salah satu inflasi yang ada adalah minyak dan cabai. Tapi kali ini kami juga mempersiapkan untuk itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan tetap mengadakan Pasar Murah selama bulan Ramadan.
Sebab, dia memastikan stok pangan untuk Imlek, Ramadan, sampai Hari Raya Idulfitri tetap terpenuhi di Jakarta.
“Pasar Murah tetap diadakan dan kita akan mengadakan itu. Karena yang jelas kalau Jakarta sekarang ini hampir semua komoditas stoknya cukup,” kata dia.
Pramono menyebut hampir semua komoditas pangan di Jakarta sekarang relatif terkontrol dengan baik.
gerakan memboikot daging atau bahan pangan lainnya.
“Kami hanya mengimbau karena ketersediaan pangan di Jakarta sangat mencukupi tidak usah ada panic buying dan sebagainya,” jelasnya.
“Karena Pemerintah DKI Jakarta menjamin bahwa ketersediaan bahan pangan maupun daging dan sebagainya, Jakarta adalah mencukupi,” lanjut Pramono.
Di sisi lain, dia menyebut telah memerintahkan jajarannya untuk terus memantau harga pangan maupun LPG 3 kg.
“Kita akan tetap menerapkan apa yang dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta mengenai early warning system terhadap harga-harga yang ada di Jakarta,” tandasnya. (saa/muu)




