Jelang masuknya bulan suci Ramadan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting. Sigit menyadari adanya potensi kenaikan harga yang rutin terjadi setiap tahun.
"Kita menyadari bahwa di setiap mendekati bulan Ramadan, kecenderungannya ada potensi harga meningkat, sehingga kemudian itu juga menjadi pembahasan kami agar selama bulan Ramadan, se-optimal mungkin kita jaga agar harga-harga khususnya 9 bahan pokok bisa kita jaga," ujar Sigit di sela rapat pimpinan Polri di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta Timur, Selasa (10/2).
Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Sigit akan menggerakkan Satgas Pangan Polri untuk berkoordinasi intensif dengan kementerian terkait. Langkah ini bertujuan untuk memastikan rantai pasok tetap aman hingga ke tangan masyarakat.
"Ini juga menjadi pembahasan yang akan dilakukan oleh Polri, yang di dalamnya ada Satgas Pangan dengan kementerian terkait untuk membicarakan masalah tersebut ya," tuturnya.
Sementara itu, di kesempatan yang sama, Menteri Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi dukungan satgas pangan jelang Ramadan.
“Kemudian harga-harga, apalagi kalau menjelang Natal, Tahun Baru, Lebaran ini dukungan dari Satgas Pangan tuh luar biasa,” ujar Zulhas.
“Karena Bapak Presiden ini perintahnya, Pak Mentan, harganya enggak boleh naik Pak, harus turun. Harus turun. Itu sungguh tidak mudah. Oleh karena itu dukungan Polri kami terima kasih banyak, mulai dari tingkat Kabupaten, Polres, Polda, sampai di Pusat,” jelasnya
Rapim Polri hari ini merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI-Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (9/2) kemarin.





