Pemerintah Dampingi Keluarga Kurangi Waktu Layar Anak Lewat Program Asta Mantra Keluarga

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memperkuat pendampingan keluarga untuk mengurangi waktu layar anak melalui program Asta Mantra Keluarga guna membangun keluarga berkualitas di era digital.

Program Asta Mantra Keluarga dijalankan Kemenko PMK dengan menekankan pengurangan screen time anak serta peningkatan green time atau waktu beraktivitas fisik bersama keluarga.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak dan Keluarga Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum menyampaikan hal tersebut dalam peringatan Hari Keamanan Berinternet 2026 di Jakarta.

Woro menyebut pendampingan keluarga menjadi penting agar anak tidak hanya terfokus pada penggunaan gawai, tetapi juga memiliki ruang interaksi dan aktivitas fisik yang sehat.

Ia mengungkapkan, "Asta Mantra Keluarga mendorong orang tua mengatur penggunaan gawai anak sesuai usia serta menjadikan rumah sebagai zona interaksi keluarga."

Data Profil Anak Usia Dini Tahun 2025 mencatat sebanyak 41,02 persen anak Indonesia telah mampu mengakses internet.

Persentase tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 35,57 persen.

Namun, hanya 28,58 persen anak yang mengakses internet dengan pendampingan orang tua atau wali.

Kurangnya pendampingan ini membuat anak rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber.

Kejahatan siber tersebut antara lain eksploitasi seksual anak di ruang digital.

Berdasarkan laporan National Center for Missing and Exploited Children periode 2024 hingga 2025, Indonesia berada di peringkat ketiga dunia dalam jumlah konten eksploitasi seksual anak.

Indonesia juga menempati peringkat kedua di Asia Tenggara untuk kasus eksploitasi seksual anak.

Kondisi ini dinilai menjadi tantangan besar di tengah kemudahan akses internet bagi anak.

Pemerintah menilai masih banyak orang tua yang belum memanfaatkan internet secara aktif untuk mendampingi anak.

Melalui Asta Mantra Keluarga, pemerintah menjalankan delapan upaya pendampingan keluarga.

Salah satu upaya tersebut adalah menjadikan rumah sebagai zona interaksi keluarga.

Pemerintah juga mendorong pengaturan jadwal penggunaan gawai anak sesuai usia dengan pengawasan orang tua.

Upaya lainnya mencakup pembangunan kota dan desa yang layak huni serta ramah anak.

Pemanfaatan taman, lapangan, dan ruang publik didorong sebagai tempat bermain dan beraktivitas fisik anak.

Program ini juga mendorong orang tua menjadi pengasuh yang efektif.

Nilai agama dan akhlak mulia dihidupkan dalam keluarga sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.

Pemerintah menekankan pentingnya pelestarian budaya luhur bangsa.

Solidaritas ketetanggaan turut didorong untuk memperkuat lingkungan sosial anak.

Kolaborasi lintas sektor juga digalakkan dengan pemanfaatan teknologi digital secara positif untuk koordinasi pembangunan keluarga berkualitas.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Guardiola Tegaskan Persaingan Gelar Liga Inggris Belum Usai Meski Arsenal Memimpin
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Selain Korupsi Jual Jabatan, Bupati Pati Sudewo Juga Diduga Terima Fee Proyek DJKA Jatim
• 8 menit laluidxchannel.com
thumb
VinFast VF MPV 7 Datang Diam-Diam, Tapi Potensinya Bikin Rival Pusing
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sejumlah Aset Belum Beralih dari Kemenag ke Kemenhaj: Wisma-Pusat Informasi Haji
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Netanyahu Terburu-buru Ingin Temui Trump Segera, Paksa Serang Iran? Ini Kata Media-Media Israel
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.