Lagi Viral! Ini Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pengamat Bonatua Silalahi mengunggah salinan ijazah Jokowi tanpa sensor hasil sengketa informasi publik terhadap KPU.
  • Unggahan ijazah UGM tersebut menjadi perhatian dalam kasus dugaan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo Cs.
  • Kubu Roy Suryo berencana menghadirkan Bonatua sebagai ahli meringankan dalam proses hukum terkait validitas dokumen tersebut.

Suara.com - Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi mengunggah salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi tanpa sensor di akun X miliknya.

Unggahan tersebut memperlihatkan dua salinan ijazah yang disebut digunakan saat pencalonan Presiden pada Pilpres 2014 dan 2019.

Dalam unggahannya, Bonatua menuliskan, “Salinan Ijazah terlegalisir yang dipakai Calon Presiden di Pilpres 2014 (Leges Merah) dan 2019 (Leges Biru).”

Dua foto ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu ditampilkan berdampingan.

Unggahan yang diposting pada 9 Februari 2026 tersebut langsung menyedot perhatian warganet dan telah ditonton ratusan ribu kali.

Sejumlah pengguna media sosial turut menyoroti detail visual dalam dokumen, termasuk perbedaan tampilan stempel dan legalisasi pada masing-masing salinan.

Bonatua menyatakan, salinan ijazah yang ia unggah merupakan dokumen resmi yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melalui proses sengketa informasi yang panjang. Sebelumnya, sejumlah elemen dalam dokumen ijazah tersebut sempat ditutup atau disamarkan.

Putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) kemudian menyatakan salinan ijazah atas nama Joko Widodo yang digunakan sebagai syarat pencalonan Presiden merupakan informasi publik yang terbuka.

KIP memerintahkan KPU membuka sembilan elemen informasi yang sebelumnya dirahasiakan, mulai dari nomor ijazah, NIM, hingga tanda tangan pejabat kampus.

Baca Juga: Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi

Setelah menerima salinan tanpa sensor dari KPU RI, Bonatua menyebut akan melanjutkan permintaan dokumen ke KPU DKI Jakarta dan KPU Kota Surakarta untuk keperluan penyandingan dan penelitian lanjutan.

Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs

Unggahan Bonatua tersebut kini menjadi perhatian dalam perkara dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi yang menjerat Roy Suryo Cs.

Kubu Roy Suryo berencana menghadirkan Bonatua sebagai ahli meringankan dalam proses hukum yang tengah berjalan.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo melaporkan tujuh orang pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik dalam polemik ijazah ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026). (Suara.com/Muhamad Yasir)

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Refly Harun, mengatakan rencana tersebut merupakan hasil rapat konsolidasi tim hukum terkait saksi dan ahli.

“Jadi kebetulan kemarin kami melakukan rapat konsolidasi untuk saksi dan ahli, dan insya Allah Bonatua adalah salah satu ahli yang ingin kita ajukan,” kata Refly di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/2/2026).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kredit Nyaris Stagnan, Laba Bank Mega Milik CT 2025 Naik 28%
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua Komisi Informasi DKI Ungkap Keanehan pada Salinan Foto Ijazah Jokowi
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Regulasi Baru Bikin Max Verstappen Menggila, McLaren Siapkan Mobil Terbaik untuk F1 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bukan Singkatan Tax on Location, Ini Arti Jalan Tol yang Sebenarnya Menurut Ahli Bahasa
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ketahui 7 Tips Sahur di Hari Pertama Puasa Ramadan 2026, Badan Tetap Fit dan Tidak Lemas
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.