Ketua MPR, Mendagri, dan BPOM Serahkan Bantuan di 8 Kabupaten Aceh Jelang Ramadan

harianfajar
13 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BANDA ACEH – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, negara menunjukkan komitmen nyata untuk hadir di tengah masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menyerahkan bantuan bagi warga di 8 kabupaten Aceh, Selasa (10/2/2026).

Bantuan ini didistribusikan ke wilayah yang menghadapi dampak kemanusiaan luas, meliputi Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

Kunjungan ini diikuti oleh rombongan besar lintas lembaga, termasuk jajaran pimpinan MPR RI seperti Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan A. M. Akbar Supratman, serta sejumlah anggota DPD RI dan staf khusus BPOM RI Wachyudin Muchsin.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa masyarakat Aceh saat ini tengah menghadapi tiga tekanan besar pascabencana.

Pertama, tekanan sosial. Banyak warga masih tinggal di pengungsian karena hunian sementara (huntara) belum memadai.

Kedua, tekanan ekonomi. Kerusakan lahan pertanian dan tambak menurunkan pendapatan warga, sementara harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik.

Ketiga, risiko bencana susulan. Ancaman hujan ekstrem di awal tahun masih membayangi lokasi-lokasi pengungsian yang belum permanen.

Ahmad Muzani juga menyoroti pentingnya menjaga kearifan lokal Meugang (tradisi memasak daging sebelum puasa).

“Negara hadir agar masyarakat Aceh yang terdampak bencana tetap dapat merasakan semangat Meugang dan menyambut Ramadhan dengan hati yang lapang,” ujarnya.

Pemerintah menyalurkan 15.000 paket sembako dan paket ibadah untuk membantu kebutuhan dasar warga.

Sinergi Pemulihan

Mendagri Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), menegaskan sinergi pusat dan daerah diperkuat agar proses rekonstruksi berjalan tepat sasaran.

Di sisi lain, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar memastikan aspek kesehatan pengungsi terjaga melalui pengawasan ketat.

“BPOM mengintensifkan pendampingan mulai dari dapur umum hingga layanan kefarmasian darurat agar pangan dan obat-obatan yang digunakan masyarakat tetap aman dan bermutu,” tegas Taruna.

Data Dampak Bencana Aceh

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat. Ia memaparkan data memilukan dampak bencana yang menyentuh sekitar 2,58 juta jiwa.

Rinciannya: 562 meninggal dunia dan 29 orang hilang. Pengungsi sebanyak 85.854 orang. Sedangkan kerusakan rumah: 227.209 unit.

Saat ini tercatat 10.266 KK penerima bantuan. Sebagian besar masih dalam proses penyaluran. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPRD Soroti Masalah Pangan Bersubsidi di Jakarta, Francine Widjojo Desak Tata Kelola Lebih Baik Lewat Ranperda
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Loncat dari Fly Over Pasopati Bandung
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Tersangka PT Dana Syariah Indonesia Siap Kembalikan Uang para Lender 100 Persen
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Uang Lewat Money Changer, Suap Wakil Ketua PN Depok Jadi Modus Baru Korupsi di Indonesia
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Jungwon ENHYPEN Rayakan Ulang Tahun dengan Donasi Berjumlah Fantastis
• 15 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.