Pihak SPBU mengungkap kerugian akibat kabel grounding atau kabel antipetir dicuri di 46 titik di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pihak SPBU mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar.
"Tentunya saat ini betul kita masih dalam estimasi untuk kerugiannya, kami memperkirakan mungkin sekitar Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar untuk kerugian yang kami rasakan," kata Head of Engineering Mobility PT Shell Indonesia, Kamil Afrizal, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (10/2/2026).
Pihaknya mempercayakan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Pihaknya fokus pada proses hukum yang sedang berjalan.
"Kami saat ini berfokus untuk proses hukum yang saat ini sedang dijalani dari pihak kepolisian," ujarnya.
(rdh/haf)





