Lunasi Obligasi, Anabatic (ATIC) Terbitkan 600 Juta Saham Baru via Rights Issue 

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk pelunasan obligasi yang jatuh tempo pada 11 Juli 2026.

Lunasi Obligasi, Anabatic (ATIC) Terbitkan 600 Juta Saham Baru via Rights Issue (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) berencana melakukan penambahan modal melalui pemberian Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. 

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan akan menerbitkan sebanyak 600 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Baca Juga:
Anabatic Technologies (ATIC) Catatkan Laba Rp64,37 Miliar di Kuartal I-2025

Berdasarkan prospektus yang dirilis dalam keterbukaan informasi Selasa (10/2/2026), jumlah itu mewakili 25,91 persen dari saham yang diterbitkan dalam perseroan, yang akan ditawarkan kepada para pemegang saham.

Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 7,68 persen.

Baca Juga:
Anak Usaha Anabatic (ATIK) Ambil Alih Mayoritas Saham Smartnet Magna Global

Manajemen ATIC menjelaskan, dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk pelunasan obligasi yang jatuh tempo pada 11 Juli 2026.

Sisa dana pelunasan utang dari hasil HMETD nantinya diperuntukkan sebagai modal kerja atau membiayai kegiatan operasional perseroan.

Baca Juga:
Anabatic (ATIC) Jual 61 Persen Saham Entitas Anak ke Pakar Pembayaran Digital 

Sehubungan dengan rencana tersebut, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari 2026.

Sebagai informasi, Anabatic telah menerbitkan Obligasi dengan opsi penyelesaian secara tunai atau melalui konversi
menjadi saham perseroan. 

Saldo obligasi yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026 adalah Rp559,9 miliar. Namun, TIS Inc selaku pemegang obligasi menetapkan penyelesaian dengan pembayaran secara tunai. 

Sementara itu, kas dan setara kas perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp445,28 miliar.

Adapun TIS Inc yang merupakan pemegang saham utama perseroan dengan kepemilikan sebesar 37,30 persen telah menyatakan untuk tidak mengambil bagian atas PMHMETD yang menjadi haknya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Wiyagus Minta Kepala Daerah Pimpin Langsung Percepatan Eliminasi TBC
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Bos Indointernet (EDGE) Ungkap 2 Alasan Delisting dari BEI
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Pemprov Aceh batasi murid-guru gunakan gawai di lingkungan pendidikan
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Akses Jalan Ciputat-Jakarta Ada 43 Titik Lubang, Picu 5 Kecelakaan Dalam Sepekan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Selidiki Dugaan Pidana di Kebakaran Gudang Kimia di Tangsel
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.