JAKARTA DISWAY.ID - Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto mengatakan ada 4.000 aparatur sipil negara (ASN) yang akan menjalani pendidikan dasar komponen cadangan (komcad) yang akan dimulai pada bulan April 2026.
“Mungkin nanti di akhir bulan depan. April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti,” kata dia, menjawab pertanyaan wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
BACA JUGA:Bedah Teknologi Chery Tiggo 8 CSH, Konsumsi BBM Hingga 1.300 Km Sekali Pengisian dan Performa Terbaik di Kelasnya
Ia mengatakan, 4.000 ASN yang akan dilatih menjadi komcad itu nantinya akan diambil dari seluruh kementerian dan lembaga yang ada.
Nantinya, nama-nama ASN dimaksud akan diserahkan oleh pihak kementerian/lembaga.
BACA JUGA:ASN Kerja Fleksibel Selama Libur Lebaran, Menpan RB Imbau Pelayanan Publik Tetap Berjalan
“Nanti akan kita seleksi, kalau memenuhi syarat, baru kita mulai program tersebut,” tuturnya.
Donny menjelaskan nama-nama ASN yang diberikan kementerian/lembaga akan diseleksi terlebih dahulu. Pelatihan akan berlangsung sekitar 2 bulan.
"Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN ya. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini. Setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya," tuturnya.
BACA JUGA:Nasib Lebih Jelas, GTK Madrasah Ungkap Rencana Kesejahteraan Guru Non-ASN
Sebelumnya, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan, sebanyak 4.000 ASN kementerian dan lembaga yang ada di Jakarta berusia 18 sampai 35 tahun akan diikutsertakan menjadi komcad.
"Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang," kata dia.





