Polda Metro Jaya berhasil mengamankan dua terduga pelaku pembuangan bayi laki-laki di sebuah apartemen di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda di wilayah Jakarta Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa saat ini pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Namun, polisi belum mengungkapkan identitas dua pelaku yang ditangkap itu.
"Untuk diduga pelaku, ini sudah diamankan di dua lokasi yang berbeda, yaitu di daerah wilayah Jakarta Barat. Ini sudah diamankan dan saat sekarang dalam proses penanganan oleh Polres Metro Bekasi," ujar Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Selasa (10/2).
Budi menjelaskan bahwa bayi tersebut ditemukan dalam kondisi selamat. Saat ditemukan, bayi itu diduga baru saja dilahirkan karena tali pusar yang masih menempel pada tubuhnya.
"Menyampaikan dulu penemuan bayi yang di salah satu apartemen di wilayah Bekasi. Jadi ditemukan seorang bayi, alhamdulillah dalam kondisi masih hidup dan sudah ditangani kepada RSUD terkait tentang kondisi bayi tersebut, karena bayi tersebut baru lahir karena ada tali pusar," lanjutnya.
Pihak kepolisian juga memastikan hak kesehatan bayi tersebut terpenuhi dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.
"Nah, pihak kepolisian sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, termasuk RSUD dalam pemenuhan kesehatan terhadap bayi tersebut," tambah Budi.
Penemuan bayi ini sempat viral di media sosial. Dalam unggahan yang viral disebut bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas house keeping apartemen berinisial MRR (19) pada Sabtu pagi pukul 08.49 WIB.
Saat itu, MRR hendak membersihkan salah satu kamar apartemen yang berlokasi di dekat Tol Jakarta-Cikampek tersebut. Di dalam kamar, saksi menemukan bayi beserta kantong plastik yang berisi ari-ari
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke petugas keamanan apartemen dan diteruskan ke Polsek Bekasi Selatan.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal dari Puskesmas Margajaya, bayi dinyatakan dalam kondisi sehat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD untuk perawatan lebih lanjut.




