TABLOIDBINTANG.COM - Drake dilaporkan kalah taruhan sebesar 1 juta dolar AS atau setara Rp16,8 miliar setelah tim jagoannya kalah di ajang Super Bowl lalu.
Melalui unggahan di Instagram pada Minggu (8/2), pelantun "God’s Plan" itu mengungkapkan dirinya memasang taruhan untuk kemenangan New England Patriots di laga puncak NFL yang digelar Senin (9/2). Namun, Patriots harus mengakui keunggulan Seattle Seahawks dengan skor 29-13, membuat Drake gagal meraih potensi keuntungan sekitar 2,95 juta dolar AS atau Rp49,53 miliar.
Drake turut membagikan tangkapan layar bukti taruhannya disertai keterangan singkat, “Bertaruh denganku kalau berani.”
Aktor Mark Wahlberg, yang dikenal sebagai penggemar berat Patriots, sempat mendukung keputusan Drake dengan berkomentar, “Smart man!” Meski demikian, sejumlah warganet justru melontarkan candaan terkait teori viral “Drake Curse”, yang menyebut tim atau atlet yang didukung Drake kerap berakhir dengan kekalahan.
“Bro sudah kalah bahkan sebelum pertarungan dimulai,” seorang penggemar menulis. Komentar lain menyebut, “Drake, aku suka kamu, tapi setiap kamu bertaruh di olahraga, hasilnya selalu sial. Aku selalu memilih kebalikan dari pilihanmu.”
Teori “Drake Curse” kembali mencuat mengingat rekam jejak taruhan sang rapper. Pada 2016, Drake pernah kalah taruhan 60.000 dolar AS dari French Montana terkait final NBA. Tahun lalu, ia juga kehilangan 1 juta dolar AS setelah bertaruh pada Toronto Maple Leafs yang akhirnya kalah dari Florida Panthers.
Menjelang Super Bowl 2025, Drake sempat memasang taruhan bernilai jutaan dolar pada Kansas City Chiefs, namun tim tersebut justru kalah dari Philadelphia Eagles. Pada 2022, Drake kembali merugi hingga 2 juta dolar AS usai menjagokan petarung UFC Israel Adesanya yang takluk dari Alex Pereira melalui technical knockout di ronde kelima.
Meski demikian, Drake sebelumnya menertawakan anggapan adanya kutukan tersebut. Ia menegaskan keberhasilan Toronto Raptors menjuarai NBA sebagai bukti bahwa “Drake Curse” tidak nyata.
“Teori Drake Curse itu lucu buat saya. Raptors juara NBA, itu fakta. Kalau ada Drake Curse, momen itu tidak akan pernah terjadi,” ujarnya.
Drake juga mengakui dirinya bukan penjudi olahraga yang andal. “Saya penjudi olahraga yang penuh kekurangan. Ini bukan bakat saya,” katanya.
Ia menambahkan, para pendukung teori kutukan kemungkinan masih akan menemukan banyak “bukti” di masa depan. “Untuk alasan apa pun, slip taruhan saya memang jarang menang,” pungkasnya.




