Pramono Anung Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan di Sekolah

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap seorang pelajar di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial.

Pramono meminta aparat penegak hukum mengambil langkah tegas terhadap pelaku. Menurutnya, tindakan kekerasan, apalagi yang membahayakan keselamatan pelajar, tidak bisa ditoleransi.

“Siapa pun yang melakukan tindakan itu, itu sudah tindakan kekerasan. Saya minta diambil tindakan tegas. Tidak ada kompromi untuk itu,”ujar Pramono dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 Februari 2026.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan dugaan aksi penyiraman air keras oleh tiga pelajar yang berboncengan terhadap pelajar lain. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat lalu di kawasan Cempaka Putih Barat.

Pihak kepolisian telah mengamankan tiga terduga pelaku yang masih berstatus di bawah umur. Penanganan kasus kini dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak sekolah guna mencegah terulangnya kekerasan serupa di lingkungan pendidikan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Istana Soroti Jalan Berlubang: Jangan Dianggap Sepele, Risikonya Fatal!
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Program Cek Kesehatan Gratis Diikuti 70 Juta Warga Sepanjang 2025
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Ini 5 Rekomendasi Desain Angpao Unik yang Bikin Hoki Makin Melimpah!
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lagi Viral! Ini Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Polisi Gagalkan Pemberangkatan 3 Orang dari Manado ke Kamboja, Diduga Calon Korban TPPO
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.