21 KK di Kalideres Direlokasi Imbas Pembukaan Lahan Makam Baru

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) merelokasi sebanyak 21 kepala keluarga (KK). Relokasi dilakukan karena mereka terdampak pengembalian fungsi lahan makam di Kelurahan Pegadungan dan Kamal, Kecamatan Kalideres, Selasa, 10 Februari 2026.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, mengatakan bahwa 21 KK itu direlokasi ke Rusun Tegal Alur, Rusun Pesakih Daan Mogot, Rusun Rawa Buaya, Rusun PIK Pulogadung, Rusun Rawa Sari dan Rusun Rawa Bebek.

"Ada 11 KK dari wilayah Kelurahan Pegadungan dan 10 KK dari Kelurahan Kamal," ujar Yuli dikutip dari Antara, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam proses relokasi, Pemkot Jakbar mengerahkan seluruh jajaran dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan agar proses berjalan lancar.

"Selain dibantu pemindahan barang-barang dan diantar sampai ke rusun, warga juga mendapat sembako dan lainnya," ungkap Yuli.

Baca Juga :

Jaktim Mulai Pematangan Lahan Petak Makam Baru di TPU Kebon Nanas
Menurut Yuli, anak-anak warga yang direlokasi juga sudah difasilitasi pendidikannya. Serta biaya rusun bakal ditanggung selama enam bulan ke depan.

"Kita siapkan bus sekolah untuk kepindahan mereka. Untuk enam bulan dibebaskan dari retribusi (rusun), dan itu sudah disepakati oleh provinsi untuk dilaksanakan,” ungkap yuli.

Yuli menjelaskan, pengembalian fungsi lahan makam ini merupakan upaya pemerintah dalam menata ruang wilayah. Sehingga, kembali sesuai peruntukannya.

“TPU bukan hanya tempat pemakaman, tetapi juga ruang publik yang harus dijaga kelestariannya, ketertiban dan kehormatannya,” ujar Yuli.

Ilustrasi tempat pemakaman umum (TPU). Foto: Antara.

Pemkot menyediakan 15 armada truk untuk membantu warga memindahkan barang-barang atau perlengkapan rumah serta empat bus yang mengantar warga ke lokasi rusun.

Sebelum direlokasi ke rusun, warga juga dicek kesehatannya oleh petugas Puskesmas Kecamatan Kalideres di titik keberangkatan. Selanjutnya, armada truk pengangkut barang-barang rumah warga dan bus yang membawa warga bergerak menuju rusun.

Di rusun, warga diterima pihak Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) dan mengikuti sosialisasi di ruang serba guna rusun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat: Gangguan Penerbangan Picu Kerugian di Sektor Pariwisata
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Bukan Digital Gold, Bitcoin (BTC) Justru Makin Mirip Saham Teknologi
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menko PMK Tekankan Pentingnya Tanggung Jawab Pengembang Teknologi dalam Penggunaan AI
• 23 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Selle KS Dalle Dinilai Figur Ideal untuk Redam Konflik Bupati dan Ketua DPRD Soppeng
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Sederet Jurus Kemenkeu Atasi Kerisauan Investor soal Sempitnya Ruang Fiskal RI
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.