GenPI.co - Amien Rais menilai sikap PAN dan PKB cukup bijak, tak cantumkan Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres pendamping Prabowo di Pilpres 2029.
Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu, awalnya merespons sikap partai politik yang berkoalisi dengan Presiden Prabowo Subianto, mengambil posisi politik di Pilpres 2029.
“PAN dan PKB tegas tetap mendukung Pak Prabowo untuk maju lagi sampai dua periode. Tetapi, ada yang mencolok,” katanya dikutip dari Youtube miliknya, Rabu (11/2).
Dia mengungkapkan hal yang mencolok itu adalah PAN dan PKB belum menetapkan siapa yang menjadi bakal Cawapres pendamping Prabowo Subianto.
“Yang jelas, nama Gibran tidak ada dalam daftar mereka. Sikap PAN dan PKB cukup bijak menyikapi Pilpres yang masih 3,5 tahun lagi,” ujarnya.
Amien Rais menyampaikan Gibran menjadi Wakil Presiden, karena Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memberikan tekanan kepada Mahkamah Konstitusi.
“Bapaknya (Jokowi) dengan kekuasaannya, bisa menekan yang (saat itu) diketuai Anwar Usman, adik iparnya Jokowi,” tuturnya.
Eks Ketua MPR itu menilai Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar, lebih baik daripada Gibran.
Selain itu, ada dugaan Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah setara SMA, yang menyebabkannya menjadi ganjalan untuk maju Pilpres.
“Pak Zulhas dan Pak Muhaimin dengan masing-masing tentu punya kelemahan, tentu berkali-kali lebih layak (jadi Cawapres) dibandingkan Gibran,” ucapnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?




