IHSG pada Rabu (11/2/2026) berpotensi melanjutkan tren menguat setelah ditutup naik 1,24 persen ke 8.131,74 pada perdagangan sebelumnya.
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (11/2/2026) berpotensi melanjutkan tren menguat setelah ditutup naik 1,24 persen ke 8.131,74 pada perdagangan sebelumnya.
Sepanjang Selasa (10/11/2026), laju IHSG masih disertai dengan net sell asing Rp917 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BUMI, BBCA, DEWA, BUVA, dan BBRI.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksi indeks tetap dalam tren positif.
“IHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jika berhasil break resistance di 8150,” ujarnya dalam riset pada Rabu (11/2/2026).
Dia pun memperkirakan level support IHSG bakal berada di kisaran 8.020-8.050, sedangkan resistance berada di level 8.150-8.250.
Dengan proyeksi itu, Fanny memiliki enam saham yang dapat menjadi pilihan, yaitu BKSL, INET, ADMR, BBCA, CDIA, dan BRPT.
BKSL
Spec Buy dengan area beli di Rp134-Rp136, cutloss di bawah Rp131. Target dekat di Rp140-Rp146.
INET
Buy if Break Rp354, dengan target dekat di Rp362-Rp370. Cut di bawah Rp342.
ADMR
Spec Buy dengan area beli di Rp1.880-Rp1.890, cutloss di bawah Rp1.850. Target dekat di Rp1.920-Rp1.960.
BBCA
Spec Buy dengan area beli di Rp7.400-Rp7.450, cutloss di bawah Rp7.375. Target dekat di Rp7.550-Rp7.650.
CDIA
Spec Buy dengan area beli di Rp1.090-Rp1.110, cutloss di bawah Rp1.080. Target dekat di Rp1.150-Rp1.180.
BRPT
Buy if Break Rp2.050, dengan target dekat di Rp2.100-Rp2.160. Cutloss di bawah Rp2.000.
(Febrina Ratna Iskana)





