Awi, Ketua DPRD Kota Surabaya Berpulang

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA, KOMPAS — Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono berpulang di Rumah Sakit Siloam MRCCC Semanggi, Jakarta, Selasa (10/2/2026) pukul 20.36 WIB. Sosok yang akrab disapa Awi ini meninggal dunia karena sakit dalam usia 57 tahun.

Kabar duka itu mengejutkan kalangan warga Surabaya, ibu kota Jawa Timur, terutama kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), sesama kolega di DPRD Kota Surabaya, dan politikus sahabat dari partai politik. Istri mendiang, yakni Lusia Yektihandayani, meminta doa terbaik untuk suaminya.

”Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus, Dominikus Adi Sutarwijono, Selasa, 10 Februari 2026, di RS Siloam MRCCC. Mohon doa untuk ketenteraman arwah beliau,” ujar Lusia.

Jenazah sosok kelahiran Blitar pada 4 Agustus 1968 itu akan diterbangkan dari Jakarta menuju Surabaya untuk disemayamkan. Oleh keluarga, almarhum akan dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Keputih, Surabaya.

Baca JugaMenggembleng ”Banteng” Surabaya Biar Tak Gembeng

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Kota Surabaya menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Awi. ”Segenap pengurus DPD PDI-P Kota Surabaya kehilangan beliau dan menyampaikan belasungkawa mendalam serta mendoakan almarhum agar arwahnya diterima di sisi Allah SWT,” katanya.

Senada diutarakan oleh Sekretaris PDI-P Jatim Deni Wicaksono. ”Atas nama keluarga besar Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur, kami menyampaikan duka dan belasungkawa mendalam atas wafatnya sahabat dan rekan juang Adi Sutarwijono,” ujarnya.

Kalangan kader PDI-P Surabaya dan Jatim mengenang Awi sebagai sosok politikus yang rendah hati, berdedikasi, dan berkomitmen memperjuangan aspirasi rakyat. Kepeduliannya terhadap rakyat tertempa sebagai lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga yang menjadi jurnalis.

Kurun 1996-1999, Awi bekerja sebagai jurnalis harian Surya. Kurun 1999-2003, Awi melanjutkan profesinya, tetapi sebagai wartawan majalah Tempo.

Pada 2003 itu pula Awi bergabung dengan PDI-P. Menjadi politikus ialah pilihan yang logis. Dalam sebuah perbincangan dengan wartawan Harian Kompas di Surabaya, Awi mengatakan memilih PDI-P karena ideologi yang selaras dengan keyakinan dan semangat dedikasinya.

”Sewaktu muda, saya aktif di Pemuda Katolik,” ujar Awi ketika itu.

Karier politik almarhum bermula pada 2012 saat ditunjuk sebagai anggota DPRD Kota Surabaya dalam periode 2009-2014 melalui mekanisme pergantian antar waktu. Di parlemen, Awi merupakan sosok yang aktif, cakap, dan pandai dalam memahami dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Awi kemudian terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kota Surabaya 2014-2019. Periode berikutnya atau 2019-2024, Awi dipercaya sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya. Kurun waktu itu pula, Awi diberi tugas sebagai Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya.

Kepercayaan publik terhadap Awi masih tinggi sehingga mengantarkannya kembali ke DPRD Kota Surabaya untuk periode 2024-2029. Di periode ini, jabatan Ketua DPRD Kota Surabaya serta Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya kembali dipercayakan kepadanya.

Namun, berdasarkan evaluasi Pemilu 2024, kinerja PDI-P di Kota Surabaya merosot. Penguasaan kursi di parlemen turun dari 15 kursi menjadi 11 kursi. Rutinitas kinerja internal dianggap kurang ideal.

Pada 5 Mei 2025, PDI-P mengumumkan pencopotan Awi sebagai Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya. Meski begitu, jabatan sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya tetap diembannya sampai berpulang.

Baca JugaDPRD Surabaya Dukung Langkah Risma

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni mengatakan, kehilangan sosok yang baik. Awi ialah pimpinan parlemen yang selalu terbuka, rendah hati, dan tidak segan mengingatkan rekan seperjuangan sebagai legislator.

”Almarhum itu sosok yang berdikasi tinggi, selalu mengingatkan kami untuk berani melepas ego kepartaian demi menjalankan amanah sebagai wakil rakyat,” ujar Arif, mantan Ketua DPC Partai Golkar Kota Surabaya.

”Selamat jalan Mas Awi, beristirahatlah dalam damai,” kata Arif.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bursa Transfer Persib: Febri Hariyadi Dipinjamkan ke Persis Solo, Demi Menit Bermain
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Dessert Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ketua MPR Minta Kuota BBM Subsidi Aceh di-Loss Selama Pemulihan Pascabencana
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
39 Ribu Warga Sumbawa Kehilangan Status PBI
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Serangan Militer AS Terhadap Kapal yang Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba di Pasifik Timur Menewaskan Dua Orang
• 17 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.