Guru Madrasah Demo di DPR, Warga Diminta Hindari Kawasan Senayan

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Massa guru madrasah yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) menggelar demonstrasi di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Polisi mengimbau masyarakat menghindari kawasan tersebut untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Baca juga: Ada Demo Guru Madrasah di DPR, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif

Erlyn mengatakan, sebanyak 1.060 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan polsek jajaran disiagakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa.

“Sebanyak 1.060 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan polsek jajaran siaga pelayanan di Gedung DPR/MPR RI,” ujar Erlyn.

Selain aksi PGM di DPR, unjuk rasa juga digelar oleh massa dari Alian Safri S.H & Partners di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir. Untuk pengamanan di lokasi tersebut, polisi menyiagakan 477 personel.

Di tengah dua kegiatan penyampaian pendapat itu, pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi massa di lapangan.

Polisi meminta kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman dan tertib.

Baca juga: Guru Madrasah Demo di Gedung DPR, Polisi Siagakan 1.060 Personel

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Para orator dan peserta aksi diimbau tetap tertib, tidak memprovokasi, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas umum.

(Reporter: Dian Erika Nugraheny | Editor: Larissa Huda, Fitria Chusna Farisa)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Influenser AW Ditangkap di Jaksel karena Berkebun Ganja
• 51 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota DPR minta Polri perkuat edukasi warga cegah konflik tetangga
• 1 menit laluantaranews.com
thumb
Eks Menag Yaqut Gugat KPK! Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, Tak Terima Dijadikan Tersangka Kasus Kuota Haji
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Hukum Adat Toraja Pandji Pragiwaksono Tuntas, APT Minta Proses Pidana di Bareskrim Polri Tetap Berlanjut
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.