Jakarta, VIVA – Capcom kembali membuktikan kuatnya daya tarik franchise horor andalannya. Menjelang peluncuran global pada 27 Februari 2026, game terbaru mereka, Resident Evil Requiem, berhasil mencatatkan lebih dari 5 juta wishlist di berbagai platform digital.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa seri kesembilan dari saga Resident Evil tersebut masuk dalam daftar game paling dinanti tahun ini.
- YouTube
Pengumuman angka fantastis itu disampaikan melalui kanal resmi Capcom, hanya beberapa minggu sebelum tanggal rilis.
Dalam industri game modern, jumlah wishlist menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur ekspektasi pasar. Menembus lima juta sebelum rilis resmi menempatkan Resident Evil Requiem dalam posisi yang sangat menjanjikan secara komersial.
Babak Baru dalam Dunia Survival Horror
Resident Evil Requiem disebut sebagai entri utama kesembilan dalam seri inti Resident Evil. Game ini dikabarkan akan membawa pendekatan yang lebih mendalam pada sisi horor psikologis, tanpa meninggalkan elemen aksi dan survival yang sudah menjadi identitas kuat franchise tersebut.
Pemain akan mengikuti kisah Grace Ashcroft, seorang analis teknis FBI yang terjebak dalam rangkaian peristiwa misterius dan mencekam.
Cerita difokuskan pada investigasi yang berkembang menjadi teror penuh ketegangan, memadukan eksplorasi, manajemen sumber daya, serta pertempuran intens khas Resident Evil.
Dari sisi visual, Capcom menghadirkan peningkatan grafis signifikan dengan detail lingkungan yang lebih realistis dan atmosfer yang lebih imersif. Elemen pencahayaan, desain suara, serta transisi adegan dikembangkan untuk memperkuat sensasi ketegangan sepanjang permainan.
Hadir di Berbagai Platform Generasi Terbaru
Resident Evil Requiem dipastikan meluncur di PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, serta PC melalui Steam. Dukungan lintas platform ini memperluas jangkauan pemain secara global dan memastikan pengalaman bermain optimal di perangkat generasi terbaru.
Tak hanya itu, Capcom juga menyediakan dukungan bahasa yang luas, baik dalam bentuk sulih suara maupun subtitle.
Beberapa bahasa utama yang didukung antara lain Inggris, Jepang, Spanyol, Prancis, Jerman, dan Mandarin, serta opsi subtitle tambahan untuk sejumlah bahasa lainnya. Langkah ini memperkuat aksesibilitas game bagi komunitas gamer internasional.




