Netanyahu Soroti Prinsip Negosiasi Nuklir Iran dalam Kunjungan ke AS

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertolak ke Washington DC pada Selasa, 10 Februari, untuk menemui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dilansir dari Al Jazeera, Rabu, 11 Februari 2026, kunjungan resmi keenam dalam setahun terakhir tersebut difokuskan pada pemaparan prinsip-prinsip Israel terkait negosiasi nuklir dengan Iran.

Sebelum keberangkatan, Netanyahu menyoroti kedekatan hubungan Israel dan AS, termasuk relasi personalnya dengan Trump. Ia menyatakan akan menyampaikan prinsip-prinsip penting dalam negosiasi dengan Iran yang dinilai krusial bagi keamanan Israel maupun stabilitas kawasan Timur Tengah.

Kunjungan tersebut berlangsung beberapa hari setelah Washington dan Teheran menyelesaikan putaran perundingan nuklir di Oman. Perundingan itu menjadi yang pertama sejak perang Juni 2025, ketika AS membombardir fasilitas nuklir utama Iran menyusul gelombang serangan Israel.

Meski tidak terlibat langsung dalam perundingan, Israel terus berupaya memengaruhi kebijakan Washington. Di sisi lain, penasihat senior Iran Ali Larijani memperingatkan pemerintahan Trump agar tidak membiarkan Israel mengganggu proses diplomasi yang tengah berlangsung.

Netanyahu belum merinci prinsip yang akan dibawanya, namun sebelumnya ia mendesak agar Iran menyetujui pelucutan senjata berat secara penuh. Sementara itu, sejumlah isu diperkirakan menjadi hambatan utama dalam negosiasi.

Iran menolak merundingkan program rudalnya yang dianggap sebagai elemen pertahanan utama terhadap ancaman Israel. Teheran juga menegaskan bahwa pengayaan uranium domestik merupakan hak kedaulatan nasional, meskipun bersedia menerima pengawasan ketat.

AS dan Israel turut mendesak Iran menghentikan dukungan terhadap kelompok bersenjata seperti Hezbollah, Hamas, dan Houthi. Duta Besar AS Mike Huckabee menyebut terdapat keselarasan visi antara Washington dan Tel Aviv mengenai garis merah nuklir Iran, serta menegaskan kepemilikan senjata nuklir oleh Iran tidak dapat diterima.

Untuk meningkatkan tekanan diplomatik, Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln, kapal perusak, serta jet tempur ke Timur Tengah. Namun, Teheran menegaskan tidak akan tunduk pada ancaman militer dan tetap mempertahankan posisinya dalam perundingan. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Trump Lanjutkan Rencana Perdamaian Gaza, Abaikan Keberatan Israel


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jebakan Pertumbuhan Lima Persen
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Kelenteng di Kawasan Tegalsari Surabaya, Mulai Dibersihkan Jelang Perayaan Imlek
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Perkuat Pencegahan, Pemkot Surabaya Terbitkan SE Kewaspadaan Virus Nipah
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Imigrasi Parepare Perkuat Koordinasi Pengawasan Warga Asing
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
BEV Makin Diterima Konsumen, BYD Optimistis Pimpin Pasar Indonesia
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.