Zona Nobar Terbesar di Jerman Siap Sambut Piala Dunia 2026

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Kunta Bayu Waskita

TVRINews - Berlin, Jerman

Area Fanmeile Berlin sudah lama dikenal sebagai lokasi utama perayaan sepak bola nasional Jerman, baik saat Piala Dunia maupun Piala Eropa.

Berlin kembali bersiap menjadi pusat kemeriahan sepak bola dunia. Menjelang Piala Dunia 2026, ibu kota Jerman itu diperkirakan akan kembali menghadirkan Fanmeile am Brandenburger Tor, zona nonton bareng (nobar) terbesar di Jerman yang selalu menjadi magnet ribuan hingga ratusan ribu penggemar tiap turnamen besar.

Fanmeile Berlin terletak di kawasan Tiergarten dan membentang dari Gerbang Brandenburg (Brandenburger Tor) hingga ke Strasse des 17. Juni (Jalan 17 Juni), tepatnya sampai ke Jalan Grosse Querallee. 

Area ini sudah lama dikenal sebagai lokasi utama perayaan sepak bola nasional, baik saat Piala Dunia maupun Piala Eropa. Atmosfernya identik dengan lautan jersi Tim Nasional Jerman, bendera hitam-merah-emas, serta chant suporter yang menggema di jantung kota.

Dikutip dari Berlin.de, untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Berlin diproyeksikan kembali membuka Fanmeile sebagai pusat keramaian publik. 

Meskipun turnamen akbar itu berlangsung di luar Eropa, antusiasme publik Jerman dipastikan tetap tinggi, terutama jika Die Mannschaft melaju jauh dalam turnamen yang akan digelar 11 Juni-19 Juli 2026 dan diikuti 48 tim itu.

Total lima layar raksasa untuk nobar akan dipasang di kawasan Fanmeile agar pengunjung dapat menyaksikan pertandingan dengan nyaman. 

Layar utama ditempatkan tepat di depan Gerbang Brandenburg, menciptakan latar ikonik yang kerap menjadi gambar simbolik perayaan sepak bola Jerman.

Empat layar besar lainnya akan dipasang di sepanjang Jalan Strasse des 17. Juni, memungkinkan distribusi penonton yang lebih merata di sepanjang area.

Zona penggemar (fan zone) ini memiliki empat titik akses masuk dan keluar. Pintu-pintu tersebut berada di sekitar Siegessaule (Tugu Kemenangan), Yitzhak-Rabin-Strasse, serta di Pariser Platz di sisi Gerbang Brandenburg. Pengaturan ini dibuat untuk mengatur arus massa sekaligus memastikan standar keamanan tetap terjaga.

Dari sisi keamanan, aturan yang diterapkan cukup ketat. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa minuman beralkohol maupun botol kaca. Ransel besar dan koper juga dilarang masuk ke area Fanmeile. Tas yang diperbolehkan maksimal berukuran setara DIN A4.

Hanya minuman non-alkohol dalam botol plastik atau kemasan Tetra Pak hingga 0,5 liter yang diizinkan masuk. Selain itu, selimut dan bantal tidak diperbolehkan dibawa masuk. Pemeriksaan tas akan dilakukan di tiap pintu masuk sebagai bagian dari prosedur keamanan.

Meski belum ada konfirmasi detail untuk Piala Dunia 2026, pengalaman dari turnamen-turnamen sebelumnya menunjukkan bahwa Fanmeile Berlin bukan sekadar lokasi nonton bareng, melainkan ruang publik yang berubah menjadi festival budaya. 

Musik, hiburan, stan makanan, serta interaksi antarpendukung dari berbagai negara menciptakan suasana multikultural yang khas.

Jika kembali digelar penuh pada 2026, Fanmeile di Berlin akan menjadi bukti bahwa meskipun Piala Dunia berlangsung di benua lain, denyut semangat sepak bola Jerman tetap terasa kuat di bawah bayang-bayang Gerbang Brandenburg.

Editor: Kunta Bayu Waskita

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenperin Copot Pegawai Jadi Tersangka di Kasus Dugaan Penyimpangan Ekspor CPO-POME
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Video: Konsisten Dengan Value,Cara Mobil Premium Jepang Bersaing di RI
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Fadli Zon: Film Jadi Pintu Masuk Diplomasi Budaya Indonesia–Albania
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
TNI AU Sukses Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol Trans-Sumatera
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Saham Anabatic (ATIC) Melonjak di Tengah Pengumuman Rights Issue
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.