jpnn.com, JAKARTA - TNI AD di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/2) ini, melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim) 2026 yang dihadiri para Pangdam, Dandim, dan Danrem.
Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebutkan kegiatan hari ini dilakukan agar kebijakan dari Presiden RI Prabowo bisa diterima satuan tingkat bawah.
BACA JUGA: Jenderal Dudung: Kerja Sama TNI AD dan Angkatan Darat Singapura Terjalin Erat
Terlebih lagi, Prabowo sebelumnya lebih dahulu memimpin Rapim para pejabat tinggi TNI-Polri di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/2).
"Jadi, bagaimana kami menurunkan kebijakan-kebijakan dari mulai Presiden, Menhan, Panglima TNI, dan juga kami di Mabes AD," kata Maruli, Senin.
BACA JUGA: TNI AD Gelar Uji Kemampuan Jasmani dan Militer Perwira Tinggi Hingga Danyon di Markas Kopassus
Eks Pangkostrad itu melanjutkan Presiden Prabowo dalam Rapim sebelumnya menyambut positif kinerja TNI dalam membantu program pemerintah.
"Jadi, intinya memang beliau (Prabowo, red) juga sudah menilai cukup baik apa yang kami lakukan pada saat kemarin," ujar Maruli.
BACA JUGA: TNI AD Tuntaskan Pembangunan Jembatan Bailey di Langkat
Namun, kata dia, Kepala Negara tetap menginginkan kinerja TNI AD tetap ditingkatkan dalam membantu program pemerintah.
Misalnya, kata Maruli, saat TNI membantu pembuatan jembatan, pembentukan Koperasi Merah Putih, hingga percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Itu semua kami akan terus tingkatkan dan kami evaluasi supaya lebih baik," lanjut eks Pangdam IX/Udayana itu.
Maruli melanjutkan Rapim TNI AD pada Rabu ini juga menyinggung pemberian penghargaan bagi prajurit berprestasi.
Termasuk, kata dia, rapim membahas pula penggunaan anggaran agar bisa tepat sasaran seperti perbaikan rumah prajurit dan kantor Koramil.
"Kami alokasikan banyak untuk perbaikan rumah, perbaikan kantor koramil, ya, bagaimana juga pemberian penghargaan pada anggota," ungkapnya.
Selain itu, Maruli menyebut isu kesejahteraan prajurit turut menjadi pembahasan dalam Rapim TNI AD dengan tunjangan kinerja (tukin) yang bakal naik.
"Kesejahteraan prajurit, ya, sebetulnya yang lagi proses saya dengar tukin akan naik, ya, tetapi sebetulnya kami fine-fine saja, lah, ya, kesejahteraan prajurit," ujarnya. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




