REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memperkuat strategi komunikasi perusahaan melalui inisiatif Strengthening Communication: One Voice, One PTP. Hal ini sebagai upaya menjaga reputasi dan kepercayaan publik di tengah industri kepelabuhanan yang semakin kompetitif dan terhubung secara digital.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menyampaikan reputasi perusahaan tidak hanya dibentuk oleh kinerja operasional dan capaian bisnis, tetapi juga oleh konsistensi sikap, perilaku, dan komunikasi seluruh insan perusahaan. Menurutnya, setiap pekerja PTP Nonpetikemas merupakan representasi perusahaan, baik di lingkungan kerja, ruang publik, maupun ruang digital.
“One Voice, One PTP bukan berarti menyeragamkan pandangan, melainkan menyatukan nilai dan sikap. Setiap pernyataan dan perilaku insan perusahaan berkontribusi langsung terhadap citra PTP Nonpetikemas,” ujar Indra.
Dalam konteks komunikasi digital, PTP Nonpetikemas menyoroti peran media sosial sebagai sarana strategis sekaligus ruang berisiko. Arus informasi yang cepat membuat batas antara opini pribadi dan sikap institusi kian kabur, sehingga etika dan kehati-hatian dalam bermedia sosial menjadi faktor penting dalam menjaga reputasi perusahaan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}“Saya ingin menekankan bahwa setiap kita adalah wajah dari perusahaan. Maka, mari tetap bijak dalam bermedia sosial,” kata Indra.
Melalui inisiatif ini, perusahaan mendorong setiap insan PTP Nonpetikemas untuk mempertimbangkan dampak setiap unggahan, komentar, dan respons digital terhadap persepsi publik, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan akurat, terverifikasi, dan profesional.
PTP Nonpetikemas juga memperkuat peran Tim Komunikasi Perusahaan dan membentuk Duta Komunikasi Digital (DigiWarrior) sebagai garda terdepan komunikasi korporasi. DigiWarrior tidak hanya berfungsi sebagai kreator konten, tetapi juga sebagai penjaga reputasi, pengelola isu, serta penguat narasi positif perusahaan di ruang digital termasuk sebagai pendukung Squadron Pelindo dan bagian dari upaya amplifikasi informasi strategis Pelindo Grup.
Penguatan komunikasi terpadu melalui One Voice, One PTP diharapkan mampu membangun keselarasan pesan dari kantor pusat hingga cabang, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung keberlanjutan bisnis PTP Nonpetikemas ke depan.
Penguatan strategi One Voice, One PTP ini dijalankan melalui Webinar Internal Komunikasi “One Voice, One PTP” yang diikuti seluruh Pekerja PTP Nonpetikemas, serta dilanjutkan dengan Pelatihan Komunikasi dan DigiWarrior PTP Nonpetikemas yang berlangsung di Jakarta pada 9–11 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya membangun keselarasan pesan dan kapasitas komunikasi insan perusahaan dari kantor pusat hingga seluruh cabang.




