Investor Serbu Kawasan Industri Greater Jakarta, Ini Lokasinya

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sektor kawasan industri di wilayah Greater Jakarta terus mencatatkan pertumbuhan yang solid seiring meningkatnya investasi di sektor manufaktur dan logistik. Permintaan lahan industri yang konsisten membuat tingkat hunian kawasan industri berada di level tinggi, bahkan mendekati kondisi penuh di beberapa lokasi utama.

Wilayah industri di sekitar Jakarta umumnya terbagi menjadi tiga koridor utama, yakni barat yang membentang dari Tangerang hingga Cilegon, timur dari Bekasi hingga Karawang dan Subang, serta selatan yang mencakup Depok, Cileungsi, hingga Sentul dan Bogor. Masing-masing koridor memiliki karakteristik dan segmen industri yang berbeda.

Baca: Danantara Mau Bangun Kawasan Industri di Batang, Luas Tanahnya Segini

"Dari tahun ke tahun tingkat hunian kawasan industri terus meningkat, didorong oleh penyerapan lahan oleh perusahaan manufaktur, logistik, hingga FMCG," kata Head of Research & Consultancy CBRE Indonesia Anton Sitorus dalam konferensi pers di Mori Tower Jakarta, Rabu (11/2/2026).


Pertumbuhan investasi di sektor berbasis sumber daya alam dan manufaktur menjadi salah satu motor utama permintaan lahan. Indonesia dinilai memiliki posisi strategis sebagai pemasok bahan baku dan lokasi produksi bagi industri global. Anton juga menyoroti kenaikan harga lahan industri di sejumlah wilayah, khususnya Cikarang dan Karawang.

"Di Cikarang lahannya makin padat dan bersaing dengan proyek komersial, sementara Karawang populer karena ketersediaan lahannya masih cukup luas," katanya.

Foto: (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Kawasan industri Pulo Gadung yang dikelola PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) bakal dipindah ke wilayah Subang, Jawa Barat. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Masuknya investasi besar seperti pembangunan pabrik kendaraan listrik dan data center turut mengangkat pamor wilayah industri di luar Jakarta. Infrastruktur yang terus diperbaiki juga menjadi daya tarik tambahan bagi investor.

Secara keseluruhan, pasokan kawasan industri di wilayah Greater Jakarta mencapai puluhan ribu hektare dengan tingkat hunian di atas 90%. Tambahan pasokan baru sebagian besar berasal dari ekspansi proyek yang sudah ada, bukan pembangunan kawasan baru sepenuhnya.

Anton menilai kondisi ini mencerminkan optimisme jangka menengah terhadap industri nasional. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya perencanaan tata ruang agar pertumbuhan industri tidak berbenturan dengan kebutuhan hunian dan komersial.

Baca: Bos Kawasan Industri Ingatkan Jangan Anti Asing, Kasih Nasihat Begini

Keterbatasan lahan di beberapa titik juga membuat harga terus merangkak naik, sehingga investor mulai melirik wilayah yang lebih jauh dari pusat kota namun memiliki akses infrastruktur memadai.

"Pertumbuhan kawasan industri ini boleh dibilang cukup bagus dibanding sektor properti lain karena langsung terkait dengan investasi riil dan aktivitas produksi," kata Anton.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Tanah & Tenaga Kerja Mahal Bikin Investor Pikir-pikir Masuk RI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Modus Penyimpangan Ekspor CPO, Ternyata Ada Rekayasa Begini
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
KSAD Siap Dukung Pelatihan ASN Jadi Komcad untuk 4.000 Peserta, Dimulai Bulan April
• 1 jam lalunarasi.tv
thumb
Boni Hargens Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Temui Tokoh Oposisi
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Menteri KKP Trenggono Sindir Soal Anggaran Kapal Nelayan, Purbaya: Sahabat Saya Juga
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Marquez Uji Paket Aerodinamika Ducati Lewat Simulasi Visual
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.